30 Jun 2019 22:20

BGS Harus Jadikan Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan

BGS Harus Jadikan Pariwisata Sebagai Sektor Unggulan

# Hirzi Haryanto dan Febry Eka Dewanti BGS 2019

Kaganga.com, Muara Enim - Puncak pelaksanaan pemilihan Bukang Gadis Serasan yang dilaksnakaan pada Minggu (30/6) di ballroom hotel Grand Zury diharapkan menjadikan para dinalis terpilih nantinya bisa membawa dan mempromosikan Kabupaten Muara Enim lebih luas lagi.

Bupati Muara Enim, Ahmad Yani dalam sambutanya mengatakan, bagi finalis yang terpilih diharapkan nantinya bisa membawa dan memperkenalkan serta mengangkat bidang pariwisata yang nantinya menjadi sektor unggulan.

“Muara Enim memiliki sumber daya alam yang begitu kaya, adat istiadat yang beranekaragam dan dikemas dalam bentuk satu kesatuaan yakni serasan sekundang. Dan ini jangan hanya jadi jargon, tapi bisa kita wujudkan,” ujar Bupati.

Selain itu, lanjut Bupati, Kecintaan terhadap bangsa dan tanah air haruslah ditanamkan pada generasi muda kita saat ini. Melalui tema pemilihan BGS kita ciptakan pemuda yang cerdas, agamis, didalam menunjang visi Muara Enim Sehat, agamis, berdaya saing.

“Yang terpilih adalah yang terbaik. sesuai dengan visi kita yaitu berakhalak, berdaya saing. didalam diri para pemuda tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa. Misalnya mampu berbahasa inggris serta memiliki pengetahuaan yang luas, serta harus memilili fisik yang sehat,” terang Bupati.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati berpesan, BGS harus memiliki akhlak yang baik sehingga mampu membawa Muara Enim lebih baik. “Memprimosikan parawista Muara Enim yang mana nantinya akan dijadikan sebagai sektor unggulan kita,” pungkasnya.

Pada malam final ini, para peserta diberikan kesempatan untuk memnunjukan kemampuan mereka di depan para juri. Baik kemampuan secara intelektual serta kemampuan lainnya yang dimiliki.

Dari seluruh finalis, selanjutnya diambil 10 pasang BGS yang selanjutnya akan di nilai kembali oleh para dewan juri hingga memgekerucut menjadi tiga besar.

Dewan juri pada kesempatan kali ini adalah pereakilan dari Dinas Pariwisatan dan Kreatif, Eli Martina. Kemudian Runner-up Putri Indonesia Sumsel, Fitri Amlika, kemudian Iin wakil dari Tim Penggerak PKK Muara Enim, Tokoh Budaya Muara Enim Mustafa, serta perwakilan Dispora Muara Enim Akhiriansyah.

Sementara, kriteria penilaian yang dilakukan oleh dewan juri meliputi, penilaian mengenai kebudayaan dan pariwisata, pengetahuan umum, etika dan performa, bahasa inggris dan unjuk bakat. Dan berdasarkan penilaian juri, pada kesempatan ini wakil Bujang Gadis Serasan ditempati oleh Hirzi Hatyanto dan Febry Eka Dewanti.

Selain para finalis serta unsur muspida yang ikut hadir, para anggota keluarga serta pendukung masing masing finalis memadati ballroom Gran Zury untuk menyaksikan langsung babak penentuan.

Selain malam final pemilihan BGS, pada kesempatan itu juga di launching film Anak Kopi yang pembuatan, karya serta para pemain merupakan warga muara enim dengan lokasi shooting dilakukan di Kecamatan Semendo.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : muara enim Bujang Gadis Serasan Advertorial

Komentar