25 Ags 2019 08:00

IALI Fokuskan Pengembangan Pariwisata Daerah

IALI Fokuskan Pengembangan Pariwisata Daerah

Kaganga.com,Palembang - Fokus pada pengembangan pariwisata daerah, keberadaan Ikatan Arsitektur Lansekap Indonesia (IALI) Sumsel akan memiliki peran sangat penting untuk pembangunan pariwisata di Sumsel umumnya dan Palembang khusnya.

Diakui Ketua IALI Sumsel terpilih periode 2019-2021, Sri Novi Adriyanti, selama ini dalam membangun suatu kawasan tidak dalam perencanaan, bahkan merusak lingkungan.
"Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) IALI ke depan untuk mengajak pemerintah secara bersama-sama menata kawasan dengan baik," ujarnya, Sabtu, (24/08/2019) usai musyawarah daerah (Musra) IALI Sumsel di hotel Paradise.

Menurut Yanti, Sumsel memiliki 17 kabupaten/kota yang memiliki potensi destinasi wisata. Dia mengajak pemerintah agar dalam membangun dan merencanakan sebuah kawasan tidak merusak lingkungan, apalagi sumsel hampir 60 persen wilayah gambut, bahkan masih ada yang membuka lahan dengan cara membakar.

"Ke depan akan berkontribusi dalam membangun, karena dalam merencanakan sebuah kawasan tidak hanya menata dengan indah, tapi justru sebaliknya ramah lingkungan. Kita siap membantu pemerintaj dalam mengembangkan pariwisata," terangnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas PUPR, Faisal mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan IALI Sumsel untuk konsultasi lansekap, apalagi Palembang memiliki banyak spot destinasi seperti jembatan Ampera yang menjadi icon kota pempek ini.

"Selain jembatan Ampera ada Kambang Iwak (KI) juga bisa dikonsep supaya bisa ditata dengan baik. Ke depan dengan adanya IALI ini kita akan menjalin kerjasama dan konsultasi dengan para arsitek berpengalaman ini," bebernya.

Diakuinya, selama ini penataan berbagai destinasi tidak bersama arsiten untuk lansekap. Padahal, Palembang memiliki banyak potenai yang perlu digali agar lebih menarik lagi.

"Insya Allah ke depan kita pemerintah kota akan meminta pendampingan untuk penataan lansekap pembangunan serta penataan kota

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pariwisata

Komentar