22 Nov 2018 19:55

OBOROT 2018 Jadi Wadah Pemangku Kepentingan Pariwisata Tukar Ide

OBOROT 2018 Jadi Wadah Pemangku Kepentingan Pariwisata Tukar Ide


Kaganga.com, palembang – Sebanyak 73 peserta sebagai Presenter mengikuti One Road, One Tourism atau OBOROT 2018, sebuah pertemuan peneliti dan akademisi yang memaparkan hasil penelitiannya di bidang pariwisata selama tiga hari, 22 – 24 November 2018 di kampus Politeknik Pariwisata Palembang.

Menurut Direktur Politeknik Pariwisata Palembang, Dr. Zulkifli Harahap, M.M.Par, konferensi internasional pertama OBOROT 2018 menjadi ajang para akademisi dan peneliti yang fokus di bidang kepariwisataan untuk memaparkan hasil penelitiannya dalam sebuah forum resmi.

“OBOROT 2018 menjadi wadah praktisi, akademisi, peneliti dan pejabat pemerintah dalam membuat kebijakan ke depannya. Dari sini akan menjadi awal bagi pemangku kepentingan di sektor pariwisata yang sudah bertukar ide dan informasi lewat paparan hasil penelitiannya,” ujar Zulkifli saat Konferensi Pers usai pembukaan OBOROT 2018 di Griya Agung, Rabu (22/11/2018).

OBOROT 2018 mengusung tema ‘A New Age of Wonderful Tourism; Innovation, Research and Education’ atau ‘Era Baru Pesona Pariwisata; Inovasi, Penelitian dan Edukasi’. Diharapkan, konferensi semacam ini menjadi wadah memajukan pendidikan bidang pariwisata ke depannya.

“OBOROT 2018 mendatangkan banyak akademisi terkemuka. Seperti Prof. Kaye Chon dari Hong Kong Polytechnic of University dan penulis buku serta tokoh pariwisata dunia, Prof. Alastair M. Morrison,” sebutnya.

Konferensi Internasional Pertama OBOROT 2018 diinisiasi oleh Hong Kong Polytechnic University, King Abdul Aziz University Jeddah, dan STP NHI Bandung. Ketiga lembaga pendidikan itu pun menunjuk Politeknik Pariwisata Palembang sebagai tuan rumah penyelenggara.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari seluruh Perguruan Tinggi Pariwsata di bawah Kementerian Pariwisata Republik Indonesia; STP Bali, Politeknik Pariwisata Makassar, Politeknik Pariwisata Medan dan Politeknik Pariwisata Lombok.

Penulis : Chandra Baturajo
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Oborot 2018 Pariwisata

Komentar