6 Des 2019 07:15

Pengukuhan Ketua Baru, MABMI Coba Lestarikan Budaya Melayu

Pengukuhan Ketua Baru, MABMI Coba Lestarikan Budaya Melayu

Kaganga.com, Palembang - Untuk memfokuskan konsentrasi pada dalam upaya melestarika  Budaya Melayu, hari ini di kukuhka Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI). Dengan mengenakan busana Melayu klasik, baju kurung, rumpak tanjak serta adapula yang menggunakan kopiah (peci) semakin menguatkan identitas MABMI Sumsel periode 2018-2022.  

Ketua MABMI Sumsel, Dato DR H Kms Muhdi Abubakar  SE MM mengatakan, jika MABMI mencoba mempertahankan adat budaya Melayu yang telah hampir punah ditengah kemajuan zaman. Pihaknya pun berkeinginan untuk mengajak para generasi Millenial agar tak lupa dengan budaya Melayu yang menjadi bagian dari identitas adat dan budaya Provinsi Sumatera Selatan, lewat berbagai upaya.  

"Sebelum saya diamanahkan sebagai ketua MABMI Sumsel, saya memang konsen terhadap pelestarian budaya Melayu. Salah satu yang ingin kita gaungkan dan tetap lestarikan adalah budaya Ratib Al Haddad dari rumah ke rumah," ujarnya.  

Dijelaskan Muhdi, Ratib Al Haddad merupakan amalan yang sering di acakan secara rutin yang terdiri dari kumpulan doa-doa dan dzikir.

Terlebih, Sumatera Selatan khususnya Kota Palembang sangat identik dengan budaya Melayu Islam.   "Sekarang ini budaya Melayu terancam punah, dari cara berbahasa dan masih banyak lagi," ujarnya.  

Ia mengajak kaum Millenial sebagai penerus bangsa untuk dapat ikut bersama melestarikan budaya melayu. Mereka dapat datang ke sekretariat MABMI Sumsel karena setiap bulannya akan ada tradisi ngobeng. "Kita punya tempat yang bisa dimanfaatkan, baik untuk majelis taklim dan lain sebagainya," ujarnya. 

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru yang juga sebagai Presiden Melayu Dunia Melayu Dunia Islam memberi apresiasi atas terbentuknya kepengurusan MABMI Sumsel, yang notabennya bisa menjadi bagian dalam keikutsertaan melestarikan budaya Melayu.  

"Selamat atas pelantikan kepengurusan, mari kita bersama seluruh lapisan masyarakat menjaga dan melestarikan budaya Melayu," tuturnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Melayu Adat Budaya

Komentar