17 Ags 2021 16:15

Ubah Sendok Bekas Jadi Bunga Tulip, Kreatifitas di Masa Pandemi

Ubah Sendok Bekas Jadi Bunga Tulip, Kreatifitas di Masa Pandemi

Kaganga.com,Palembang - Pengusaha kecil menengah harus memiliki banyak ide agar dapat bertahan di tengah situasi pandemi Covid-19 ditambah lagi diterapkanya Pembatasan Pergerakan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang mengharuskan berkurangnya aktifitas di luar rumah. 

Untuk itu, komunitas The Ultimate Women (TUW) yang menaungi puluhan wanita yang memiliki UMKM mengembangkan ide untuk mengolah Sendok Plastik Bekas menjadi rangkaian bunga Tulip dengan penuh warna. 

Atie, Ketua TUW Sumsel menjelaskan ide ini muncul ketika adanya obrolan di Grup Whatshap mereka yang membahas kurangnya penjualan di masa pandemi. Sampai akhirnya terfikirkan untuk membuat kreatifitas baru Bunga Tulip dari Sendok Bekas. 

"Ide awalnya sejak pandemi orderan di awal usaha kurang, jadi kami ada ide jadi manfaatkan sendok ini dari pada di buang jadi sampah," kata Atie saat di jumpai di Sekretariat TUW Sumsel di jalan Jalan Melati nomor 08 RT 11, Ilir Timur 1, kota Palembang. 

Lanjut Atie, cara membuat Bunga Tulip ini tidak susah, cukup dengan menyiapkan Sendok Plastik Warna Warni, Lem Tembak, Kain Flanel, dan Batang Bunga Plastik. 

"Cara pembuatan cukup dengan patahkan kepala Sendok dengan batangnya, terus gunakan lem tembak untuk merekatkan dengan tangkai, bisa juga tangkai Sendok di jadikan tangkai bunganya. Terus tempelkan bunga menjadi lingkaran dengan bersisihan terus sampai tiga lapisan atau sesuai selera sehingga membentuk bunga tulip. Selain Bunga sendok ini juga bisa di di hias di Vas Bunga," kata Atie.

Atie menjual satu tangkai Bunga Tulip dari sendok bekas ini seharga Rp. 8000 sampai Rp. 10.000. sedangkan untuk vas bunga  bisa seharga Rp. 20.000 satuanya. "Alhamdulillah ada saja konsumen yang berminat, bahkan ada juga yang memesan banyak untuk di jadikan untuk Sovenir pernikahan dan juga untuk acara akikah" jelasnya. 

Untuk pemesanan, ia mengatakan saat ini hanya dijual pada media Sosial, atau bisa langsug mengunjungi sekret TUW. "Sebenarnya kegiatan ini awalnya hanya untuk mengisi waktu luang, tapi ternyata ada harganya juga, ya lumayan dimasa pandemi orderan usaha kami lagi sepi semua," katanya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Inesalk

Tag : UMKM UMKM saat pandemi

Komentar