14 Jan 2020 15:30

1000 Personil Gabungan Disiagakan Hadapi Bencana Banjir dan Longsor 

1000 Personil Gabungan Disiagakan Hadapi Bencana Banjir dan Longsor 

Kaganga.com, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumsel menyiapkan 1000 Personil Gabungan dari berbagai Instansi terkait guna kesiapan penanggulangan bencana diwilayah Provinsi Sumatera Selatan. 1.000 orang personil gabungan hadir mengikuti apel terdiri dari 25 instansi terkait diantaranya TNI, POLRI, Tagana, Satpol PP, BPBD Sumsel, Kantor SAR Palembang, PMI Sumsel, dan lainnya beserta peralatan lengkap digelar di Halaman Griya Agung, Selasa (14/1/2020).  

Kepala Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriansyah mengatakan, 1000 personil ini sebagai bentuk kesiapsiagaan Pemprov Sumsel menghadapi banjir dan tanah longsor agar korban jiwa dan kerugian harta dapat diminimalisir. 

"Memperhatikan kondisi musim penghujan tahun 2020 di Sumsel dan adanya potensi banjir dan tanah longsor pada beberapa wilayah perlu dilakukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan personil dan peralatan untuk memudahkan mobilitas personil dan peralatan ke lokasi bencana atau daerah rawan bencana," terang dia.  

Lanjut nya, 1000 personil ini nantinya akan di tempatkan di daeeah-daerah yang dinilai rawan terjadi bencana Banjir dan longsor.  

"Kelancaran mobilitas personil dan peralatan sangat penting dalam melaksanakan bantuan pertolongan berupa penyelamatan dan evakuasi serta meminimalisir kerusalan sarana prasarana dan korban jiwa," Tukasnya.  

Sementara itu Wakil Gubernur Sumsel menjelaskan jika ditahun 2019 ada 118 bencana yang terjadi di Sumsel yang terdiri dari berbagai bencana seperti kabakaran, Banjir, tanah longsor atapun puting Beliung. 

"Pada awal tahun 2020 juga kita sudah menghadapi 3 kali kejadian bencana, dengan dampak yang cukup besar, yaitu banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang, Kota Pagaralam dan Kabupaten Lahat. Banjir bandang yang terjadi meliputi 9 Kecamatan dan (5 Kecamatan ada di Kabupaten Lahat) serta meliputi 29 Desa. Dampak kejadian tersebut cukup besar dan mengakibatkan 3 unit jembatan putus/roboh 7 unit, rumah hanyut, 8 unit, rumah rusak berat 45 unit, rumah rusak ringan 702 unit dan rumah terendam 166 unit," Terang Mawardi.  

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Bencana Alam Personel Gabungan

Komentar