27 Jul 2020 19:15

Kapolda Sumsel Keluarkan Maklumat Larangan Penyalahgunaan Sajam

Kapolda Sumsel Keluarkan Maklumat Larangan Penyalahgunaan Sajam

Kaganga.com, Palembang - Terkait meningkatnya kasus tindak pidana kekerasan hingga pembunuhan dengan senjata tajam (sajam)di Kota Palembang maupun wilayah Sumatera Selatan (Sumsel), Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Dr Eko Indra Heri S menguarkan maklumat "Larangan Penyalahgunaan Senjata Tajam".


Maklumat Kapolda Sumsel dengan Nomor : Mak/06 /VII /2020 tentang larangan penyalahgunaan senjata tajam (Sajam) dalam Rangka memelihara keamanan dan ketertiban umum, Kapolda Sumsel memandang perlu mengeluarkan maklumat Sebagai Berikut.


Setiap orang dilarang dengan maksud untuk menjaga diri dan bukan dalam profesinya membawa senjata tajam, senjata pemukul dan senjata lainnya yang dapat melukai, mencederai dan membahayakan orang lain, sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951.


Agar setiap orang dapat menjaga keamanan dan ketertiban dalam bermasyarakat dengan cara mematuhi aturan yang berlaku dan tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum seperti penganiayaan, pengeroyokan, pembunuhan, jambret, begal dan premanisme. serta tindak pidana lainnya yang dapat merugikan masyarakat lainnya.

Dilarang Main Hakim Sendiri. Penyelesaian masalah dilaksanakan secara musyawarah kekeluargaan dengan melibatkan tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan perangkat pemerintah Lainnya (Kades, Babinsa, Bhabinkamtibmas) Atau di selesaikan melalui jalur hukum.


Bagi masyarakat yang melanggar ketentuan di atas maka akan dilakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan peraturan Perundang-Undang yang berlaku.


Demikian Maklumat Ini Disampaikan Untuk Diketahui Dan Dipatuhi Oleh Seluruh Lapisan Masyarakat.


Sementara Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi mengatakan, bahwa Polda Sumsel dan Polres jajaran tidak henti-hentinya melakukan pengungkapan 3C (Curas, Curat, dan Curanmor) yang terjadi dan peran serta masyarakat dapat membantu dalam ungkap Kasus tersebut.


“Polda Sumsel dan Polres jajaran akan menyebarkan dan mensosialisasikan maklumat Kapolda Sumsel tentang larangan penyalahgunaan senjata Tajam untuk meminimalisir tindak pidana Pembunuhan dan Penganiayaan di wilayah hukum Polda Sumsel dan Polres/Tabes jajaran,” ujar Supriadi, Senin (27/7/2020).


Selain itu, Supriadi juga memebenarkan adanya peningkatan kasus 3C yang terjadi di wilayah hukum Sumsel.


"Kami juga selalu memberikan informasi kepada masyarakat terkait keamanan kepada masyarakat Sumsel. Kami menginformasikan data kasus setiap minggu kepada rekan-rekan media", tegasnya.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Kapolda Sumsel Maklumat sajam

Komentar