15 Feb 2021 16:00

Pelantikan Bupati Terpilih Masih Tunggu Mendagri

Pelantikan Bupati Terpilih Masih Tunggu Mendagri

Kaganga.com, Palembang - Pelantikan untuk Kepala daerah hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 masih menunggu instruksi dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia (RI). 

Gubernur Provinsi Sumsel Herman Deru menjelaskan jika sampai pagi ini, Senin (15/2/2021) masih belum ada keputusan dari Mendagri terkait pelaksanaan palantikan. 

"Kita gak tahu karena belum dapat informasi, bisa hari ini baru keluar instruksi dari Mendagri. Sebab gubernur dibeberapa provinsi sudah dilantik (hari ini)," kata Deru saat di temui di ruanganya. 

Jika pelantikan batal dilakukan dua hari mendatang, maka dirinya sebagai pimpinan wilayah akan mengeluarkan surat keterangan (SK) pengangkatan Pelaksana tugas (Plt) bupati. Itu dilakukan untuk mengisi sementara waktu kursi kepemimpinan daerah yang kosong di 17 Februari. 

"Skemanya kalau di bawah satu bulan bisa ditunjuk Sekda sebagai Pelaksana Tugas (Plt). Sedangkan untuk daerah yang sekdanya kosong seperti Ogan Ilir, baru akan kita tunjuk pelaksana harian (Plh) dari Pemprov Sumsel," ungkap Deru.

Di tambahkan Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Provinsi Sumsel, Edward Chandra, Meskipun belum ada instruksi dari Mendagri terkait pelantikan tersebut pihaknya telah menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi. 

"Jika hari ini keluar instruksinya untuk melaksanakan pelantikan maka kami sudah siap. Namun jika ternyata diundur pelantikannya maka akan ditunjuk Pelaksana Harian (Plh) yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) masing-masing kabupaten/kota," ujar Edward

Edward menjelaskan, penunjukan Sekda masing-masing kabupaten/kota untuk menjadi Plh sesuai dengan surat edaran dari Kemendagri RI. "Hal ini juga mengacu pada putusan undang-undang Pasal 201 Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016, tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada)," pungkasnya. 

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Pilkada Serentak

Komentar