16 Mar 2017 16:22 | 199

Pemasok Senjata Teroris Ditangkap Polda Sumsel

Pemasok Senjata Teroris Ditangkap Polda Sumsel

Kaganga.com, Palembang - Edi Waluyo alias Tembel (39) bersama Rahmat Candra alias Candra Indo (41), yang merupakan pemasok senjata api rakitan (senpira) terhadap jaringan teroris Abu Faisal, berhasil ditangkap Polda Sumsel. 

Keduanya ditangkap di tempat berbeda. Tembel saat sedang berada di rumahnya yang berada di Dusun III, Desa Rantau Panjang, Kecambah Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumsel.

Sedang Candra Indo juga diciduk di rumahnya yang berada di kawasan Pasar Ilir, Kelurahan Pasar Muaradua, Kecamatan Muaradua, Kabupaten OKUS, Sumsel, Rabu (15/3) sekitar pukul 21.00.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Prasetijoe Utomo mengatakan, kedua tersangka ditangkap terkait bom bunuh diri yang terjadi Polres Surakarta beberapa waktu lalu. 

Adapun peran dari kedua tersangka yakni memasok senpira jenis revolver kepada terduga teroris Abu Faisal yang kini masih diburu Densus 88.

"Kedua tersangka yang kita tangkap ini merupakan pengembangan dari ditangkapnya tersangka Asep dan Bram oleh Densus 88 pada tahun 2016 lalu di Muaradua," jelasnya saat gelar perkara, Kamis (16/3) siang. 

"Dari keterangan pelaku Asep dan Bram inilah diketahui jika kedua tersangka yang baru kita tangkap ini terlibat sehingga kita melakukan penangkapan terhadap keduanya," tambahnya.

Dilanjutkan Prasetijoe, adapun peran dari tersangka Tembel dan Candra Indo yakni membeli empat senpira dengan seseorang yang tinggal di Kawasan OKU Timur (OKUT) seharga Rp 10 juta.

"Saat itu Abu Faisal ke OKUS untuk membeli senjata api. Kemudian Abu Salam bertemu oleh Asep dan Bram. Dari pertemuan itulah Asep mengenalkan Abu Faisal dengan Tembel dan Candra Indo," tuturnya. 

Kemudian, Abu Faisal memberikan uang Rp 10 juta kepada kedua pelaku ini berangkat ke OKUT untuk membeli senpira. Jadi, masih ada pelaku yang sedang diburuterkait perannya sebagai penyedia senpira.

Lanjutnya, dalam kasus ini Densus 88 Mabes Polri juga masih memburu terduga teroris Abu Faisal. "Kalau peran Abu Faisal ini sebagai komandan lapangan yang merekrut warga serta mencari senjata api untuk melancarkan aksi teror di sejumlah wilayah Indonesia," tutupnya.

Penulis : Rian Pratama

Tag : Teroris Kriminal

Komentar