8 Okt 2019 17:30

Penerimaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Palembang tahun 2019 tidak Capai Target

Penerimaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Palembang tahun 2019 tidak Capai Target

Kaganga.com,Palembang - Realisasi perolehan pajak bumi dan bangunan di Kota Palembang telah mencapai Rp. 196 miliar atau 71 persen dari target akhir sebesar Rp. 275 miliar.

Hal ini di katakan langsung oleh Kepala Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang, Sulaiman Amin mengatakan bahwa penerimaan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2019 tidak mencapai target. Padahal masa pembayaran telah jatuh tempo.

"Untuk tahun 2019 ini masa pembayaran terakhir 30 September kemarin. Tapi BPPD hanya menerima capaian pembayaran PBB dari wajib pajak sebesar 71 persen dengan angka nominal Rp196 Miliar," katanya, Selasa (08/10/2019).

Sulaiman melakutkan, realisasi pencapaian penerimaan PBB hingga hari ini per tanggal 8 Oktober baru mencapai 71,8 persen dari target Rp275 Miliar.

"Kita tetap mengejar target di akhir bulan Desember, ini jadi motivasi kita untuk terus memberdayakan UPT yang ada di 18 Kecamatan," jelasnya.

Untuk wajib pajak yang melakukan pembayaran setelah jatuh tempo, sambung Sulaiman. Pihaknya akan memberikan sanksi dengan menetapjan denda sebesar 2 persen setiap bulannya. Ia juga menilai pemberian stimulus bisa berefek terhadap kepatuhan pembayaran PBB.

"Dari 109 ribu wajib pajak PBB 70 persen, nah sisanya 30 persen lagi ada konsekuensi denda 2 persen perbulan. Selain itu pada saat masa pembayaran, kita beri pengajuan pengurangan juga, ada banyak yang kita proses dari wajib pajak akan tetapi karena sudah lewat tanggal 30 September maka mekanisme pengurangan tak bisa digunakan lagi,"terangnya

Sulaiman memaparkan, ada berbagai alasan yang membuat wajib pajak belum bisa memenuhi capaian pembayaran PBB. Antara lain, yakni ada yang belum menerima SPPT, SPPT ganda, dan salah alamat.

"Target optimis akhir Desember selesai kita door to door ke wajib pajak terutama yang potensial, tahun ini juga kita berikan kesempatan bagi yang piutang untuk segera dilunasi," pungkasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : PBB Pajak

Komentar