17 Apr 2017 18:10 | 30

Sengketa Lahan Plasma, Warga Desa Mangsang Anggap Dewan Tidak Serius

Sengketa Lahan Plasma, Warga Desa Mangsang Anggap Dewan Tidak Serius

Kaganga.com, Palembang - Setelah tidak mendapat kejelasan dari DPRD Provinsi Sumsel terhadap penyelesaian permasalahan lahan plasma antara warga dengan PT MSA, puluhan Warga Desa Mangsang, Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin kembali melakukan aksi untuk ketiga kalinya di depan Kantor DPRD Sumsel.

Sebelumnya, pada aksi terakhir 27 Februari lalu, warga sudah dijanjikan oleh Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah, akan dipertemukan dengan pihak PT MSA. Namun, warga menilai hingga saat ini belum ada keseriusan dari DPRD Sumsel untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Pak Chairul S Matdiah sudah berjanji untuk mempertemukan pihak PT MSA dengan warga Mangsang, duduk satu meja menyelesaikan masalah ini. Tapi sekarang belum dipanggil juga. Kami tidak segan akan mengerahkan massa lebih besar untuk minta kejelasan masalah ini," ungkap Koordinator Aksi Dedi Irawan, usai melakukan aksi di Gedung DPRD Sumsel, Senin (17/4).

Tuntutan dari warga Mangsang, kata Dedi, sampai hari ini masyarakat belum mendapatkan hak plasma. Padahal sejak 2008, warga sudah mempercayakan 4400 hektar lahan. Seharusnya, warga mendapatkan 666 kapling untuk 30 persen sesuai undang-undang.

"Kenyataannya yang dikeluarkan oleh PT MSA dan di SK Bupati hanya 315 hektar. Lebih parahnya lagi, hak plasma yang dikeluarkan lebih dari separuhnya diberikan kepada orang diluar Desa Mangsang," imbuhnya.

Selain itu, warga menilai Kepala Desa Mangsang telah memanipulasi data penerima plasma masyarakat desa dan jarang aktif di Desa Mangsang. "Kami ingin ada tindak lanjut juga terhadap Kades ini yang sangat jarang ada di desa. Bila perlu kadesnya diganti," tegasnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah mengatakan, dirinya bersama Komisi I DPRD Sumsel akan segera memanggil pihak perusahaan dan warga Desa Mangsang untuk duduk satu meja membicarakan masalah lahan plasma yang belum usai.

"Sebenarnya tidak lama lagi akan kami panggil kedua belah pihak. Ini juga kami baru selesai reses. Nanti akan kami teliti dulu semua tuntutan warga," singkatnya.

Penulis : Achmad Fadhil

Tag : DPRD Sumsel Lahan Plasma

Komentar