11 Jun 2018 16:00 | 67
Pilwako Palembang 2018

Terketuk Hati, Bisa Tuntaskan Persoalan di Palembang

Terketuk Hati, Bisa Tuntaskan Persoalan di Palembang

Kaganga.com, Palembang - Ruwetnya sejumlah persoalan di kota Palembang, membutuhkan sosok yang dapat mengatasinya. Alhasil 14 komunitas menyatakan deklarasi dukungan kepada Ir H Sarimuda MT dan Ir H Kgs Abdul Rozak MSc yang dinilai mampu menjadi solusi.

Komunitas Difabel (tuna rungu + tuna netra), Komunitas Seniman Palembang, Komunitas Pedagang Kaki Lima, Komunitas Automotive ESP, GRABERSADA, Komunitas UMKM Layangan, GARUDA (Gerakan Relawan Sarimuda), Grup Pengajian Ibu-ibu Lebung Gajah, GRASS, Komunitas Tukang Becak, Komunitas Budaya Ibu Melayu. Kemudian ada PERPPAT (Persatuan Pemuda Asli Tempatan), PAKU WOJO (Paguyuban Keluarga Wong Jowo), dan JOSS (Jaringan Orang Sarimuda Sarnubi).

Deklarasi tersebut dicanangkan di posko Induk Sarimuda-Rozak jalan Macan Kumbang, Minggu (10/6) sore. Ratusan orang yang hadir tersebut disambut langsung oleh H Sarimuda.

Enho Ramadhan, Ketua GARUDA menyebutkan pihaknya memiliki 6.000 anggota yang telah terdata tersebar di 18 kecamatan dan 107 kelurahan. Pihaknya menyatakan dukungan kepada H Sarimuda karena sangat tepat dalam memimpin Palembang.

“Itu terlihat dari visi dan misinya. Dari pengalaman, kemampuan, serta latar belakang pendidikan. Sarimuda-Rozak jadi solusi untuk seluruh permasalahan di kota Palembang,” urainya.

Enho menyebutkan sebelumnya ada komunikasi dengan kandidat Walikota Palembang lainnya, namun kemampuan dan perhatian terhadap semua permasalahan kurang memadai. “Mumpung masih ada waktu, kami bersepakat pilih Sarimuda-Rozak karena terketuk hati. Tidak ada janji politik, kami ikhlas mendukung. Apalagi pak Sarimuda ini terzolimi pada Pilkada 2013 lalu, sudah dinyatakan menang oleh KPU Palembang tapi dikalahkan di Mahkamah Konstitusi,” tegas Enho.

Di tempat yang sama, Febri dari Komunitas Budaya Ibu Melayu melihat hanya H Sarimuda yang menyahut untuk memajukan budaya di Palembang. “Kita tidak digubris kandidat Walikota lainnya. Padahal kita ingin beri masukan, Palembang ini butuh gedung kesenian dan penunjang lainnya. Pak Sarimuda sungguh-sungguh ingin membangun kebudayaan,” imbuhnya.

Sementara H Sarimuda sangat terharu atas antusias yang terus bertambah besar dari rakyat kota Palembang dan mengajak bergerak bersama. “Kita akan basmi pengangguran dan kemiskinan dalam dua tahun. Caranya beri 1000 pelatihan per kecamatan, kemudian diberi modal usaha, selanjutnya diberi tempat usaha. Setahun artinya mencapai 54.000 orang, dalam dua tahun seluruh pengangguran akan tuntas. Apalah arti kota internasional dan modern kalau rakyatnya miskin,” tegasnya.

Menurut H Sarimuda yang pernah menuntut ilmu penanganan banjir di Belanda ini, masyarakat kota Palembang lah yang paling utama. “Palembang ini sudah macet dan selalu kebanjiran. Serahkan pada ahlinya, jangan coba-coba apabila tidak mampu pimpin kota yang besar. Kami Sarimuda-Rozak, duo Insinyur sangat memahami cara membangun dan telah berpengalaman,” bebernya.

Lebih dari itu, H Sarimuda banyak membeberkan keluhan masyarakat kepadanya. “Alhamdulillah para ulama setuju dan mengawal visis misi Sarimuda-Rozak. Sekolah akan kembali gratis sepenuhnya, pasar tradisional ditata, PKL tidak dikejar Pol PP lagi. Selain itu menjadikan kota Palembang jadi lebih Islami,” tandasnya

Penulis : Chandra Baturajo
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Sarimuda-Abdul rozak Pilwako Palembang 20

Komentar