25 Mar 2020 19:35

UN Ditiadakan, Disdik Kota Akan Sosialisasi ke Seluruh Sekolah Bahas Kelulusan Siswa

UN Ditiadakan, Disdik Kota Akan Sosialisasi ke Seluruh Sekolah Bahas Kelulusan Siswa

Kaganga.com,Palembang - Bahayanya Virus Corona (Covid-19) membuat semua masyarakan di haruskan melakukan Sosial Distancing atau menjaga jarak untuk memutus penyenaran virus Pandemi tersebut. Hal itu pun turut dirasakan para siswa SD hingga SMA yang akan akan memasuki Ujian Nasional (UN) untuk melakukan Sosial Distancing atau Lockdown dirumah hingga waktu yang belum di tentukan.

Maka dari itu Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel), Riza Pahlevi menyatakan bahwa dengan kepastian keputusan pemerintah pusat yang resmi meniadakan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2020. Pihaknya sejauh ini sudah melakukan tindak lanjut sosialisasi ke seluruh sekolah di Sumsel untuk membahas penilaian kelulusan siswa.

"Baru malam kemarin kami menerima surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 dan semua sudah disebar ke tiap sekolah SMA negeri/swasta. Setelahnya langsung lanjut ke pihak berwenang ke tingkat SD-SMP," katanya Rabu (25/03/2020).

Dalam surat menteri tersebut ada beberapa poin yang masih boleh dilaksanakan oleh pihak sekolah meski pun UN tahun 2020 ditiadakan akibat situasi Virus Corona atau Covid-19 yang mewabah di Indonesia.

"Dalam poin ketiga di surat edaran ada penjelasan bahwa Ujian Satuan Pendidikan (USP) atau prosedur ujian sekolah masih diperbolehkan dilakukan asal menggunakan sistem dalam jaringa dari rumah siswa masing-masing, dan ini tergantung kebijakan instansinya," ungkapnya

Riza menuturkan, apabila SMA dipersilakan untuk melaksanakan USP dengan sistem daring. Khusus SMK, jika masih ada ujian praktik tetap dilaksanakan di sekolah.

"Seperti contoh di SMK 5 Palembang kemarin, mereka sudah USP di rumah dan sudah juga UN duluan karena jadwal (UN) SMK lebih dulu dibanding SMA dan sudah selesai sebelum menteri menghapuskan UN," tuturnya.

Jadi, sambung Riza, khusus SMK di Sumsel yang belum ujian praktik atau Ujian Kompetensi Keahlian (UKK), maka tetap harus dilakukan. "Karena, UKK memang wajib berkumpul (di sekolah)," sambung dia.

Sementara, untuk perhitungan nilai kelulusan, saat ini pihaknya masih menunggu ketentuan lebih lanjut dari Pemerintah pusat. Namun, bisa saja nantinya sistem kelulusan diambil lewat nilai rapor per semester mulai dari lima semester sebelumnya serta nilai harian.

"Masih menunggu ketentuan lebih lanjut terutama untuk paket C dan B. Sejauh ini kita juga masih menyosialisasikan (standar nilai kelulusan) ke tiap sekolah termasuk ke instansi pendidikan madrasah," terangnya

Berdasarkan data, berikut jumlah total siswa di Sumsel yang tidak jadi melaksanakan UN 2020:

1. Seluruh siswa/siswa tingkat SMP/Mts-SMA/Ma 266.235
2. Dengan rincian SMP/Mts ada 136.224 siswa
3. SMA/Ma sebanyak 77.258 siswa
4. SMK berjumlah 36.064 siswa.
5. Khusus Ujian Paket B ada 5.769 siswa
6. Serta untuk Ujian Paket C sebanyak 10.920 peserta.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : UN Corona virus Disdik Palembang

Komentar