26 Des 2020 19:55

Ciptakan Sepatu Jumputan Wanita Dampak Usaha Sepi Karna Pandemi

Ciptakan Sepatu Jumputan Wanita Dampak Usaha Sepi Karna Pandemi

Kaganga.com, Palembang - Sejak Dua bulan munculnya Pandemi Covid-19 di Indonesia atau tepatnya di Bulan Mei 2020, turut menjadi awal mulainya penurunan pesanan Sovenir karena banyak kegiatan Pesta Pernikahan yang tunda ataupun tak boleh dilakukan karena menciptakan keramaian.

Ya, Natalia, wanita asal kota Pempek Palembang yang memiliki usaha Sovenir Pernikahan harus memutar otak. Dampak pandemi Covid sangat dirasakan wanita berhijab ini. Pandemi menuntuntut dirinya agar lebih kreatif menciptakan produk dan mencari peluang pasar.

Akhirnya Nana, sapaan akrabnya, mulai memproduksi Sepatu khusus wanita. Sepatu kreasi Nana berbahan kain jumputan dan beberapa bahan sepatu sol yang dipasok dari perajin lokal Palembang.

Menurut Nana, bekerja sama dengan perajin sepatu lokal akan lebih mudah dan dapat saling bahu membahu di tengah belum normalnya kondisi saat ini.

"Kita sama-sama terdampak jadi saya coba untuk kerja sama. Tujuannya agar sama-sama bisa bertahan di masa sekarang," ujarnya Sabtu (26/12).

Dia mengatakan, ide awal sepatu bermotif kain lokal Palembang ini berasal dari kesulitannya mencari ukuran sepatu bagi kakinya sendiri.

"Apalagi, ada Covid-19 jadi ya sudah saya coba produksi. Selain itu, saya pengin punya sepatu buatan sendiri jadi bukan sepatu yang motifnya umum," kata Nana,

Setiap pasang sneakers jumputan dibanderol mulai Rp350 ribu. Dia menerima pesanan atas permintaan konsumen (costum) dengan minimal pesanan minimal satu kodi atau 20 pasang sepatu.

Disebutkan Nana, saat ini permintaan sepatu buatannya pun sudah cukup lumayan. Tak hanya dari kalangan pencinta sneakers, namun juga dari kalangan pejabat di Palembang. Kepala dinas hingga istri gubernur Sumsel, Febrita Lustia, pun menggemari sepatu produksinya.

"Saya bersyukur karya saya bisa diterima banyak kalangan. Ini juga sebagai titik bagi saya untuk lebih inovatif." Pungkasnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Produk Inovatif

Komentar