7 Jan 2020 16:10

Dinkes Palembang Fokus Turunkan Angka Stunting di Palembang

Dinkes Palembang Fokus Turunkan Angka Stunting di Palembang

Kaganga.com, Palembang - Di tahun ini Dinas Kesehatan Kota Palembang akan mulai fokus terhadap turunnya angka Stunting di kota Palembang. 

Hal ini dikatakan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan kota Palembang dr Letizia, dirinya mengatakan tahun 2019 angka stunting di Palembang adalah 7,9 persen dari keseluruhan balita yang ada (usia 0-5 tahun). 

Stunting biasanya disebut untuk kasus pertumbuhan anak yang terganggu, karena kurang asupan gizi yang dibutuhkan tubuh. Biasanya dipantau pada anak-anak usia di bawah lima tahun. Tidak hanya berat badan kurang, namun juga tinggi badan. 

"Stunting yang kita khawatirkan anak jadi kerdil dan bodoh. Sebagai bentuk antisipasi, para remaja putri kami beri tablet penambah darah yang dilakukan di sekolah-sekolah SMP-SMA serta ibu hamil yang kita deteksi puskesmas dan posyandu," kata Letizia, Selasa (07/01/2020). 

Meski demikian angka tersebut terus ditekan agar Kota Palembang bebas dari stunting, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan makanan tambahan selama 3 bulan kepada ibu-ibu hamil. 

"Makanan tambahan ini bisa didapat di Puskesmas terdekat jadi si ibu bisa memeriksa kandungannya secara teratur. Jika makanan tersebut habis kita kasih makanan tambahan lagi, selama 3 bulan agar sang bayi beratnya sesuai dengan usia kehamilan dan sehat," ungkapnya. 

Dalam masa kehamilan, para ibu disarankan tidak terlalu banyak beraktifitas berat dan lelah. Dan perbanyak gizi sehingga calon bayi mendapat asupan gizi yang cukup selama masa kehamilan. 

Lanjut dia, Puskesmas yang ada di kota Palembang juga memberikan buku KIA kepada ibu hamil yang memberikan informasi mengenai gizi yang diperlukan ibu hamil. Serta ibu hamil juga disarankan rutin pemeriksaan agar kesehatan calon bayi terpantau. 

"Kita ada inovasi " MARTABAK HAR" singkatan dari Mari Membaca Buku KIA di Hari Rabu. Petugas puskesmas akan mempromosikan kepada ibunya setiap hari harus makan apa, jumlah karbohidrat, protein, vitamin dan sebagainya," pungkasnya.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Dinkes Palembang Stunting

Komentar