24 Sep 2021 17:20

Jadwal Ngajar Berkurang, Salurkan Hobi Ayam yang bisa Hasilkan Jutaan Rupiah

Jadwal Ngajar Berkurang, Salurkan Hobi Ayam yang bisa Hasilkan Jutaan Rupiah

Kaganga.com, Palembang - Ayam Silky adalah salah satu unggas yang berasal dari Amerika. Unggas ini sangat populer, dan digemari oleh para pecinta hewan di seluruh dunia. Karena memiliki bulu yang lebat yang menyelimuti seluruh tubuhnya. Selain itu, daging ayam silky ini berwarna hitam dan menjadi bahan makanan yang harganya mahal di Cina, karena di percaya memiliki khasiat mengembalikan stamina.

 

Di Palembang, ternyata sudah ada beberapa orang yang memelihara ayam silky. Seperti Zulfadly, dosen universitas swasta ini gemar memelihara unggas di tengah kesibukannya mengajar. Bahkan, dia sudah berhasil menternakkan ayam ini dan menjualnya hingga meraup keuntungan dari hobinya itu. Apalagi di tengah pandemi, sebagian besar waktu dapat digunakan di rumah untuk menghindari sebaran penyakit covid-19.

 

Rumah Zulfadly berada di Jalan Prajurit Kemas Ali, Kelurahan 2 Ilir Palembang. Di belakang rumahnya, tidak terlalu banyak kandang namun sebagian besar berisi ayam silky. Suara ayam ini juga tidak senyaring ayam kampung atau ayam negeri. Bentuk fisiknya yang di tumbuhi bulu lebar hingga menutupi kepala, terlihat sangat imut dan cantik.

 

Orang lebih banyak di rumah saat ini, Jadi penjualan ayam pun meningkat. Saya sudah dua tahun terakhir memelihara ayam ini,” kata dia 

 

Sebelum masa pandemi, Zulfadly memang hobi memelihara beberapa jenis ayam dan turut memperjual belikan Ayam Silky. Harga satu ekor anakan ayam usia di bawah satu bulan senilai Rp200 ribu, sedangkan untuk yang lebih dewasa hingga Rp1,5 juta

 

Di Palembang masih sedikit  peternak ayam Silkiy, hingga harganya juga masih tergolong tinggi. Apalagi hewan impor ini berbeda dari jenis ayam lokal. Bagi Zulfadly, memelihara ayam yang sering di sebut ayam kapas, ini merupakan sebuah kegiatan yang menyenangkan.

 

“Ya cukup menguntungkan, dengan harga ayam yang cukup menggiurkan, perawatan ayam yang relatif gampang pun kian menguatkan untuk terus menekuni ternak ayam langka ini,” katanya

 

Ia menjelaskan untuk perawatan ayam Silky juga tidak sulit. Cukup diberi makan dua kali sehari dengan pakan ayam pada umumnya dan diberi vitamin. Kandang ayam pun tidak memerlukan tempat yang luas.

 

“Ayamnya pun tidak gampang stres. Hanya saja, kalau pemilik merasa terganggu dengan bulu ayam yang terus memanjang dan bertumpuk bisa langsung dipotong,” ungkapnya.

 

Zulfadly menambahkan, jika dalam masa pandemi keuntungan yang dihasilkanya bisa berlipat ganda, bahkan dalam dimasa pandemi keuntungan yang ia peroleh bisa lebih dari tiga kali lipat dari hari biasanya sebelum masa Pandemi.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Inesalk

Tag : Ayam Silky Hobi Ayam Pandemi Covid 19

Komentar