26 Jul 2020 20:55

Komunitas Sumsel Reptil Ajarkan Cara Memelihara Ular Dengan Menghilangkan Rsa Takut Ketika Menyentuh

Komunitas Sumsel Reptil Ajarkan Cara Memelihara Ular Dengan Menghilangkan Rsa Takut Ketika Menyentuh

Kaganga.com,Palembang - Memelihara Reptil untuk sebagian orang mungkin menjadi hal yang menakutkan dan sulit. Namun ternyata merawat kelompok hewan vertebrata tidaklah sulit dan justru menyenangkan bila ditekuni dengan benar.

Aad Repz, Ketua Komunitas Sumatra Selatan (Sumsel) Reptil, mengatakan, hal pertama yang perlu diketahui untuk belajar memelihara ular adalah dengan menghilangkan rasa takut ketika menyentuh hewan tersebut.

"Kalau kita cemas suhu badan jadi panas dan ular tahu, bisa merasakan akhirnya hewan tidak nyaman dan terkadang menyerang. Makanya kita mesti tenang supaya ular merasa aman," katanya,Minggu (26/07/2020).

Komunitas Sumsel Reptil yang terbentuk pada tahun 2015 ini memang menjadi wadah bagi pecinta hewan berdarah dingin di Palembang. Dalam satu minggu, para anggota bertemu dan berdiskusi bersama di Kambang Iwak Family (KIF) membahas mengenai ragam jenis ular.

Rata-rata ular yang dimiliki anggota reptil Sumsel berjenis ular pyton, ular boa, tipe retic tiger, bermersse phyton albino, ball pyhton dan banyak lagi. Macam-macam ular dibedakan dari famili serta motif sisiknya.

"Antara ular berbisa atau memiliki racun dan tidak ada trik memeliharanya, serta perawatan untuk ular ukuran besar atau kecil juga berbeda. Tapi rata-rata di sini komunitas punya jenis ular boa tanpa bisa," jelasnya.

Tak perlu memiliki reptil untuk bisa bergabung dalam komunitas. Menurutnya yang paling penting adalah memiliki keinginan belajar dan ada rasa penasaran dengan jenis hewan bersisik yang menutupi tubuhnya tersebut. Tidak saja ular, sebagian anggota reptil Sumsel juga memelihara bermacam jenis biawak.

"Kalau cuma mau tau cara merawat reptil kita welcome. Paling utama kalau mau coba memelihara contoh ular, rawat sejak bayi mulai kecil. Jadi insting liar ular berkurang atau bisa hilang, karena nyaman dengan manusia dan menyayanginya dengan baik," ungkapnya

Merawat reptil terutama ular dibandingkan hewan-hewan lain termasuk mudah. Karena hanya perlu memberikan jadwal makan rutin tanpa harus ada tambahan kebutuhan yang lain. Apalagi waktu makan ular biasanya hanya satu minggu sekali atau tergantung menyesuaikan ukuran dan bobot ular.

"Kalau ular jumbo dua minggu sekali kadang sampai sebulan sekali. Cukup makan ayam hidup sekali makan empat ekor atau kasih tikus putih. Kenapa waktu pemberian (makan) lama, karena ular memproses makanannya butuh proses panjang," jelasnya.

Memelihara ular, selain butuh keberanian, seseorang juga mesti waspada dan hati-hati. Pada dasarnya reptil merupakan kelompok hewan yang habitatnya tinggal di alam bebas dan bukan sebagai binatang peliharaan di rumah atau kandang.

Khusus Komunitas Sumsel Reptil, kebanyakan anggota memelihara ular boa karena jenisnya tidak terlalu panjang. Serta biaya pakan yang cukup rendah, untuk ular boa panjang 3-7 meter dalam satu minggu hanya Rp20 ribu per ekor pakan.

"Burung pipit dan kelinci juga jadi makanannya, ciri-ciri ular lapar biasanya dalam kandang dia gelisah kalau sudah kenyang pasti tidak banyak beraktivitas. Menjaga kebersihan kandang penting, supaya tidak beraroma serta ular juga harus dimandikan pakai air biar tidak kotor," pungkasnya

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : komunitas Reptil

Komentar