20 Sep 2019 19:55

Pahami Apa Saja Ciri-ciri dan Gejala ISPA

Pahami Apa Saja Ciri-ciri dan Gejala ISPA

Kaganga.com,Palembang - Kabut Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumatra Selatan membuat kualitas Udara semakin memburuk. Bahkan saat ini udara di kota Palembang sudah memasuki tingkat berbahaya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr Letizia mengatakan, dengan situasi kota yang saat ini diselimuti kabut asap. Tentu penyakit pernapasan seperti ISPA rentan terjadi apalagi terhadap anak-anak. Maka itu, menurutnya para orang tua harus paham apa saja ciri-ciri dan gejala ISPA.

"Betul tidak bisa dipungkiri Kota Palembang masih terpapar kabut asap. Sebagian orang tua pun merasa khawatir jika anak terkena Infeksi Sularan Pernapasan Akut (ISPA). Sebagai pihak kesehatan, kami pun mensosialisasikan agar warga Palembang mengenali gejala ISPA pada anak, dan cara menanganinya," katanya ketika di hubungi, Jumat (20/09/2019).

Letizia mengungkapkan untuk orang awam, ISPA kemungkinan sulit diketahui karena ada beberapa gejala yang mirip dengan flu biasa. "Gejala awal menimbulkan gejala batuk, pilek, disertai dengan demam. ISPA juga sangat mudah menular, haru tahu apa poin gejala ISPA" ujarnya.

Sesuai dengan namanya, ISPA akan menimbulkan peradangan pada saluran pernapasan, mulai dari hidung hingga paru-paru. Kebanyakan ISPA disebabkan oleh virus, sehingga dapat sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan khusus dan antibiotik. "Pada infeksi saluran pernapasan akut yang paling sering ditemui adalah common cold," terangnya.

Perlu dipahami bahwa, ISPA bukan penyakit yang bisa disepelekan, karena itu ISPA pada anak harus segera mendapatkan penangan medis. "Hal ini dikarenakan infeksi saluran napas akut ini menular dan dapat menyebar dari orang ke orang dengan menghirup percikan dari batauk atau bersin," ujarnya.

Baik virus dan bakteri bisa sama-sama dapat menyebabkan ISPA pada anak. Ada beberapa virus yang menyebabkan ISPA pada anak seperti rhinovirus, adenovirus, virus coxsackie, dan virus parainfluenza.

"Umumnya, gejala ISPA pada anak ini akan berlangsung selama satu hingga dua minggu. Biasanya kondisi anak sudah membaik sejak satu minggu pertama. Sedangkan untuk beberapa jenis ISPA seperti sinusitis dan bronkitis dapat berlangsung lebih lama lagi dan sulit disembuhkan," lanjutnya.

Penanganan ISPA bergantung pada penyebab dan gejala yang dialami. Namun ada beberapa langkah penanganan yang umumnya dilakukan dalam penanganan pertama. "Seperti memberikan obat penurun panas dan antinyeri untuk mengatasi keluhan demam, sakit kepala, maupun pegal pada tubuh," pungkasnya

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Riki Okta Putra

Tag : ISPA

Komentar