15 Sep 2020 15:00

2 Begal dengan Modus Tawuran Ditangkap Jatanras Polda Sumsel 

2 Begal dengan Modus Tawuran Ditangkap Jatanras Polda Sumsel 

Kaganga.com, Palembang - Unit 1 Subdit Jatanras Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menangkap dua pelaku begal yang baru saja beraksi di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. 

Dalam menjalankan aksinya, keduanya berpura-pura sedang tawuran. Saat ditangkap keduanya kedapatan membawa senjata tajam jenis pedang.   

Kedua pelaku Tedi Arianto (28) dan M Sobri (20) yang merupakan warga Komplek YKP, Ilir Barat I, Palembang, berhasil ditangkap di kawasan Pakjo, Palembang.    

"Kedua pelaku ditangkap setelah beraksi pada 29 Agustus lalu. Korban ditodong di pinggir jalan dengan modus tawuran,” ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Suryadi kepada awak media, Selasa (15/9/2020).   

Suryadi mengatakan, kedua pelaku ditangkap Unit 1 Subdit Jatanras di bawah pimpinan Kanit I, Kompol Antoni Adhi dan Katim Aiptu Heri Kusuma Jaya, pada Sabtu (12/9) pukul 12.00 WIB di Pakjo, Ilir Barat I, Palembang.    

Suryadi juga mengatakan, saat ditangkap keduanya sempat berusaha kabur dan melakukan perlawanan.    

"Mereka berusaha kabur, bahkan di lokasi sempat dikasih tembakan peringatan. Akhirnya pelaku dapat ditangkap. Barang bukti yang disita ada motor dan pedang,” tegas Suryadi.   

Sementara itu, menurut pengakuan salah satu pelaku, Tedi, ia mengakui turut serta dalam aksi tersebut. Mereka mengaku sengaja pakai modus tawuran untuk menakut-nakuti korban.   

"Saya hanya diajak teman, jadi pura-pura tawuran, ribut mau nyariin orang. Itu kan korban ketakutan yang bawa motor, jadi motor ditinggal baru diambil,” jelas Teddy.   

Tidak hanya menakut-nakuti korban, Katim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Jatanras juga mengatakan, dalam aksinya para pelaku yang berjumlah enam orang tersebut mengaku sempat mengacungkan pedang. Bahkan ada yang nekat merusak motor korban untuk meyakinkan.   

Akibat perbuatannya, kedua pelaku ditahan di sel tahanan Polda Sumsel. Keduanya dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman lima belas tahun penjara.

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Hukrim

Komentar