30 Jul 2020 18:35

3 Tersangka Spesialis Bobol Rumah Ditangkap Polisi

3 Tersangka Spesialis Bobol Rumah Ditangkap Polisi

Kaganga.com, Palembang - Tiga tersangka spesialis pembobol rumah yang cukup meresahkan warga Palembang berhasil ditangkap polisi.

Tiga tersangka yang ditangkap yakni Sutoro, Febrianto dan Okta Wijaya. Ketiganya dibekuk petugas beserta barang yang mereka raup dari sebuah rumah di Jalan Makrayu, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, beberapa waktu lalu.

"Ketiga tersangka ini spesialis bobol rumah yang telah beberapa kali beraksi. Ada beberapa laporan mengenai sepak terjang ketiganya hingga sekarang berhasil kami ringkus," kata Kapolres Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Reskrim, AKBP Nuryono kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Nuryono mengatakan, dalam melancarkan aksi pencurian, ketiga tersangka berbagi peran.

Ada yang mengawasi situasi di sekitar calon rumah yang akan dibobol, ada yang bertugas menggasak barang dan membawa kabur barang.

"Ketika suatu rumah itu kosong atau ditinggal penghuninya, para tersangka melancarkan aksi mereka. Jadi semua tersangka ada peran masing-masing," terang Nuryono.

Dari tangan tiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa sejumlah perabotan maupun pernak-pernik rumah tangga senilai Rp 1,2 Miliar.

"Yang mereka ambil di rumah itu macam-macam. Baju, celana, jam dinding, rice cooker, TV, barang-barang antik di rumah itu. Kalau ditotal semuanya seharga kira-kira Rp 1,2 Miliar," ungkap Nuryono.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun.

Selain ketiga tersangka tersebut, polisi juga meringkus empat tersangka pencurian yang beraksi di sejumlah wilayah Palembang, diantaranya Ilir Timur (IT) II, Jakabaring dan Kertapati.

Seorang tersangka bernama Hendri alias Cilid, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha kabur dan melawan saat akan ditangkap petugas.

"Ada satu tersangka begal yang biasa beraksi di wilayah Kertapati. Dia bawa pisau saat beraksi dan tidak segan melukai korbannya. Yang bersangkutan melawan petugas dan terpaksa dilumpuhkan," terang Nuryono.

Ia menegaskan, polisi terus memburu para pelaku kejahatan jalanan yang kerap meresahkan masyarakat.

"Diharapkan sebaiknya pikir-pikir dulu kalau mau mencuri, begal, merampok. Jika masih, meresahkan masyarakat, kami tindak tegas," tegas Nuryono.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : hukrim

Komentar