9 Jun 2020 19:10

Curi Motor Mantan Istri, Sultan Tak Berdaya Ditangkap Polisi

Curi Motor Mantan Istri, Sultan Tak Berdaya Ditangkap Polisi

Kaganga.com, Palembang - Karena nekat mencuri sepeda motor milik mantan istrinya sendiri, Sultan (38) diringkus oleh Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Palembang.

Menurut Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi, warga Jalan Abi Kusno, Lorong Anggrek, Kemang Agung, Kertapati, Palembang tersebut nekat melakukan aksinya saat ia diajak ketemuan oleh mantan istrinya yakni Herawati (38), di kawasan Pipa Putih, Sabtu (6/6) sekitar 12.00 WIB.

Siswandi mengatakan, saat penangkapan tersangka terlihat panik melihat petugas, namun Sultan tak bisa mengelak lagi. Dirinya pun langsung digiring ke Polrestabes, Palembang guna mempertanggungjawabkan ulahnya.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, aksi pencurian yang dilakukan Sultan terjadi pada bulan lalu. Dimana saat itu ia dan mantan istri bertemu di rumah keluarganya di kawasan Makrayu, untuk rujuk.

Namun bukannya rujuk keduanya terjadi perselisihan dan terjadi cekcok mulut. Alhasil, saat hendak pulang, Sultan masih meminta antar dengan Herawati.

Saat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di kawasan Makrayu, Ilir Barat II, Palembang, Herawati disuruh turun oleh tersangka. Tersangka juga menodongkan senjata tajam (Sajam) jenis pisau. Dalam keadaan terancam, dengan leluasa Sultan langsung merampas motor matic jenis Beat mantan istrinya dan langsung kabur.

“Kejadiannya pada Mei lalu. Jadi korban dan pelaku ini mantan suami istri. Saat hendak melakukan aksi tersebut pelaku mengajak korban bertemu di rumah keluarganya, dengan alasan hendak rujuk,” ujar kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono, melalui Kanit Ranmor, Iptu Novel Siswandi Kurniawan, Selasa (9/6/2020).

Novel mengatakan setelah terjadi perselisihan, tersangka minta antar pada mantan istriny. Saat di tengah perjalanan pulang, saat itulah pelaku melancarkan aksinya. Dengan sebilah pisau mengancam korban untuk turun dan merampas motor korban.

Tidak hanya itu, selain mengamankan pelaku, anggota juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah sajam jenis pisau yang digunakannya saat melakukan aksi tersebut.

“Atas perbuatannya Sultan akan dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun,” jelas Novel.

Sementara itu, saat dimintai keterangan petugas, tersangka mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pencurian sepeda motor milik mantan istrinya sendiri.

“Saya khilaf pak saat itu. Saya terpaksa melakukan ini, lantaran mantan istri saya itu tidak mau rujuk dengan saya,” ungkap bapak anak dua itu.

Sedangkan motor hasil curian tersebut dijual di kawasan Karang Agung dengan harga Rp 2,5 juta.

"Uang habis saya gunakan untuk kebutuhan sehari- hari dan membeli madu hutan untuk berjualan,” tutup Sultan.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Curanmor

Komentar