15 Okt 2020 19:10

Datangi Istri Keempat, Umar Diancam Sajam Oleh Pria Idaman Lain

Datangi Istri Keempat, Umar Diancam Sajam Oleh Pria Idaman Lain

Kaganga.com, Palembang - Umar (63), seorang pria yang menduga istri keempatnya selingkuh, justru diancam dengan menggunakan senjata tajam (sajam) oleh YD, pria yang diduga memiliki hubungan dengan istri keempatnya tersebut atau Pria Idaman Lain (PIL).


Tak terima dengan perbuatan YD, Umar melaporkannya ke pihak berwajib. 


Saat membuat laporan kepolisian, Umar menceritakan pengancaman yang dialaminya itu terjadi di kediamannya di 15 Ulu, Jakabaring, Palembang, pada Rabu (14/10) sekitar pukul 07.00 WIB.


“Pelaku ini sering mendatangi istri saya yang berumur 50 tahun ke rumah, pada saat saya tidak di rumah. Saya tidak begitu mengetahui siapa pelaku,” ungkap Umar, Kamis (15/10/2020).


Umar juga mengatakan, dirinya tidak kali itu saja ia melihat istri keempatnya berbicara dengan pelaku, namun sudah sering ia melihatnya. 


“Saya duga istri saya ini berselingkuh dengan pelaku. Tidak tahan dengan ulah mereka lantas saya memutuskan untuk mengajak istri saya pulang ke kampung, namun saat itu pelaku yang berada di TKP mengancam saya menggunakan senjata tajam dan pelaku berkata ‘jangan kesini lagi kalau tidak saya gorok kamu," ucap Umar. 


Umar menceritakan dirinya ingin menyadarkan sang istri dengan cara meninggalkan istrinya selama dua hari. Hal tersebut dilakukan dengan harapan agar istrinya dapat berubah.


“Saya sempat meninggalkan dia dengan harapan agar berubah, namun saat saya pulang saya masih melihat pelaku masih mendatanginya," kata Umar. 


Merasa tidak terima hubungan antara ia dan istri keempatnya diganggu dan mendapat ancaman dari pelaku, Umar melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang. 


"Saya tidak terima istri saya sering diganggu pelaku, dan saya berharap agar pelaku tertangkap dan dapat bertanggungjawab atas apa yang diperbuatnya,” tutup Umar.


Sementara itu, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan polisi terkait pengancaman yang dialami korban.


“Laporan sudah diterima, selanjutnya laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim Polrestabes Palembang, tutup Irene. 

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : hukrim

Komentar