19 Apr 2017 16:52 | 42

Dianiaya Preman Kampung, Sari Lapor Polisi 

Dianiaya Preman Kampung, Sari Lapor Polisi 

Kaganga.com, Palembang - Sial dialami Sari (21), sebab dirinya harus mengalami luka lebam di pipi sebelah kanan, sakit di bagian kepala dan kaki setelah dianiaya oleh AA (33) yang merupakan tetangganya sendiri. 

Atas kejadian itu, wanita yang tinggal di Jalan Mayor Ruslan, Lorong Hasiman, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II Palembang melaporkan AA ke Mapolresta Palembang, Selasa (18/4) siang. 

Dihadapan petugas piket Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, korban menuturkan kejadian itu berawal saat dirinya usai membeli rujak di depan lorong rumahnya, Senin (18/4) siang. 

Saat dalam perjalanan pulang, korban yang saat itu pergi bersama saudaranya Rio (23) bertemu dengan AA di lorong rumah miliknya.

"Mereka langsung menghalangi kami lewat, awalnya sih dia ingin mengambil kalung yang saya pakai, katanya bagus nian kalung saya ini. Tetapi, saat mau mengambil, tangannya langsung saya tepis," tuturnya. 

Merasa tak dapat kalung, AA langsung naik pitam yang langsung menghina korban dengan kata-kata kasar. Lalu, terlapor menampar pipi kanan, menjambak rambut serta mendorongnya hingga terjatuh di selokan. 

"Dia bilang kalau saya perempuan yang tidak benar, setelah itu langsung menampar pipi sebelah kanan, dan menarik rambut serta mendorong sampai terjatuh ke dalam selokan," tambahnya. 

Bahkan, menurut Sari, kakak lelakinya Yudi (35) yang hendak menolong dirinya dianiaya tak luput dari pukulan pelaku. "Kakak saya luka di bagian pipi, karena dihajar oleh pelaku," tutur Sari.

Dirinya mengungkapkan, terlapor memang sering membuat kekacauan di kampung dan juga dikenal dengan kenakalannya. "Kami tak pernah mengangu dia, memang dia sering membuat onar di sana," ucap Sari.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut. "Sudah kita terima laporan korban yang sudah dianiaya oleh tetangganya sendiri ini," tutupnya. 

Penulis : Rian Pratama

Tag : Kriminal Penganiayaan

Komentar