24 Jul 2026 16:35

Diduga Salah Paham di Jalan, Pria di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Lima Orang

Diduga Salah Paham di Jalan, Pria di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Lima Orang

Kaganga.com PALEMBANG – Kesalahpahaman saat berkendara di jalan raya diduga berujung aksi pengeroyokan yang dialami Muhammad Damsir (35). Korban mengaku dipukuli oleh lima orang tak dikenal hingga mengalami sejumlah luka dan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polrestabes Palembang, Jumat (24/7/2026).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Simpang Kades, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami, Palembang, Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 21.40 WIB, saat korban hendak pulang ke rumah usai bekerja.

Akibat kejadian tersebut, warga Jalan Tegal Binangun, Kecamatan Plaju, itu mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, di antaranya hidung memar dan mengeluarkan darah, leher lecet, bibir atas dan bawah memar, telinga kiri lecet, pipi kiri dan kanan memar, mata kanan sakit, kepala bengkak, pergelangan tangan kanan lecet, tangan kanan memar, serta luka lecet di bagian dada.

Kepada petugas, Damsir menjelaskan insiden bermula ketika dirinya mengendarai sepeda motor menuju rumah. Saat melintas di lokasi kejadian, sebuah mobil mengambil jalur terlalu ke kanan hingga nyaris menyerempet motornya.

"Saya spontan berteriak 'Woy' ke arah mobil itu. Namun pengendara motor yang berada di samping saya mengira teriakan tersebut ditujukan kepadanya. Dia langsung marah, turun dari motor, lalu memukuli saya berkali-kali hingga saya terjatuh. Bahkan tubuh saya sempat diduduki sebelum akhirnya warga melerai," ujar Damsir.

Setelah sempat dilerai, terlapor hendak meninggalkan lokasi. Namun korban mengambil kunci sepeda motor terlapor dengan tujuan agar persoalan tersebut diselesaikan terlebih dahulu.

"Saya ingin masalah ini diselesaikan baik-baik, tetapi dia malah kembali memukuli saya lalu pergi," katanya.

Tak berselang lama, terlapor kembali datang bersama beberapa rekannya untuk meminta kunci motor. Menurut Damsir, rombongan tersebut langsung melakukan pengeroyokan.

"Saya bertanya mana orang yang tadi memukul saya, selesaikan dulu. Tetapi mereka langsung memukuli saya bersama-sama. Karena takut, akhirnya saya menyerahkan kunci motor itu," ungkapnya.

Meski kunci motor telah dikembalikan, korban mengaku tetap menjadi sasaran pemukulan. Beruntung, anggota POM TNI AU yang berada di sekitar lokasi segera datang dan melerai peristiwa tersebut.

Laporan korban atas dugaan tindak pidana pengeroyokan telah diterima SPKT Polrestabes Palembang dan akan ditindaklanjuti oleh penyidik Satreskrim.

"Iya benar, laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan sudah kami terima. Selanjutnya laporan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk proses penyelidikan lebih lanjut," kata Pamapta Polrestabes Palembang, Ipda Tamia Rahmadhany.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim Pengeroyokan

Komentar