9 Jan 2019 17:30

Digauli Bapak Tiri, SA Hamil 6 Bulan

Digauli Bapak Tiri, SA Hamil 6 Bulan

Kaganga.com, Palembang - Seorang bapak yang seharusnya melindungi dan menjaga anaknya, namun Sofian (55) justru melakukan perbuatan biadab terhadap anak tirinya, SA (17). Sofian menggauli anak tirinya berulang - ulang kali.

Perbuatan cabul Sofian terhadap SA bahkan sudah berlangsung sejak tahun 2013. Saat ini, SA diketahui sedang mengandung benih dari ayah tirinya itu yang sudah memasuki usia kandungan enam bulan.

Perbuatan biadab Sofian ini terbongkar karena kandungan SA yang kian membesar. Tidak mampu menahan, ibu kandung korban Min (52), memilih jalur hukum dengan melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu atau SPKT Polresta Palembang, pada Rabu (9/1/2019).

Di hadapan petugas, Min, yang berdomisili di Jalan Sultan Mansyur Lorong Kemang Kelurahan 32 Ilir menjelaskan, bahwa peristiwa pencabulan ini sudah berlangsung cukup lama, sekitar enam tahun yang lalu.

Menurut anaknya, peristiwa ini dilakukan Sofian pada malam hari, atau tepatnya pukul 01.00 WIB. Sementara untuk tanggal dan bulan kejadian, SA tidak terlalu mengingatnya.

"Persisnya anak saya tidak ingat, saya juga sibuk bekerja. Sementara anak saya selalu berada di rumah, di luar dari kegiatan sekolah. Menurut anak saya, dia sudah digauli suami saya sejak 2013," ungkap Min.

Korban sendiri mengakui peristiwa yang dia alami terjadi sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah dasar kelas lima. "Waktu itu saya pulang dari Bangka. Saya lihat suami saya habis mandi, sedangkan anak saya seperti ketakutan," tambah Min.

Penasaran dengan perut anaknya yang kian membesar, Min yang mulai curiga akhirnya mencoba menanyakan langsung hal tersebut kepada anaknya. Betapa terkejutnya Min usai mengetahui anaknya mengandung. Lebih kagetnya lagi, yang melakukan perbuatan itu tak lain suaminya sendiri.

"Ini semua lolos dari pantauan saya karena kesibukan bekerja di toko plastik. Saya tidak tahu kalau pelaku berbuat seperti ini. Anak saya pun tidak cerita, dia takut karena diancam," terangnya.

Kasubag Humas Polresta Palembang, AKP Andi Haryadi, melalui Ka SPK Ipda Haidir membenarkan pihaknya telah menerima laporan dan kini masih dalam proses penyelidikan dan akan ditindaklanjuti.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : hukrim

Komentar