7 Jul 2018 19:00

Ditinggal Ibu dan Istri, Tedi Gantung Diri

Ditinggal Ibu dan Istri, Tedi Gantung Diri

Kaganga.com, Muar enim - Diduga akibat tidak kuat menahan perasaan karena ditinggal sang ibu meninggal, Tedi Sukmana (29) nekat mengakhiri hidupnya dengan menjeratkan lehernya menggunakan tali di atap rumah.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh ayah dan saudari korban, Sabtu (7/7) sekitar pukul 09.00 wib. Mereka yang sebelumnya menari cari korban disekitaran rumah. Betapa tidak, sang ayah yang merupakan pensiun TNI ini kaget mendapati putranya sudah tidak bernyawa.

Warga Desa Sigam, Dusun II Miora. Kecamatan Gelumbang, Kabuoaten Muara Enim ini langsung berteriak dan berusaha memanghil warga sekitar dan pihak berwajib untuk bersama sama menurunkan mayat korban yang masih tergantung.

Dari penuturan ayah korban, Tugiono (60), dirinya dan kedua anaknya sudah mencari keberadaan korban Tedi. “Dari malam sudah kami cari cari, namun tidak ketemu. Nah tadi pagi kami berniat mencari lagi. Ternyata dia sudah meninggal,” ujarnya.

Diceritakan Tugiono, Tedi sudah dua kali berusaha mengakhiri hidupnya, namun selalu gagal karena ketahuan oleh pihak keluarga. “Ini bukan baru kali pertama. Sebelumnya pernah mencoba, tapi karena ketahuan selalu gagal,” terang Tugiono.

Diduga, lanjut Tugiono, Tedi nekat mengakhiri hidupnya karena sedih ditinggal oleh ibunya. “Selain ibunya, dia juga sepertinya terpukul ditinggal sang istri yang entah kemana,” tambahnya.

Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juono melalui, Kabagops Kompol Irwan Andesp didampingi Kapolsek Gelumbang, AKP Indrowono, membenarkan adanya temuan mayat laki laki yang tewas tergantung di balok kayu atap rumah warga di Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang.

“Usai menerima laporan dari masyarakat. Petugas langsung mendatangi TKP. Selanjutnya mennayai saksi saki serta memastikan penyebab kematian korban,” ujar Kapolres.

Selanjutnya, ditambahkan Kapolres, anggotanya sudah melakukan standar prosedur dengan memastikan kematian korban. Dan berdasarkan keterangan saksi, korban memang sudah dua kali mencoba mengakhiri hidupnya karena depresi. “Sekarang jenazah sudah dibawa kerumah oleh pihak keluarga yang menolak untuk dilakukan visum,” pungkasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Gantung Diri muara enim

Komentar