15 Sep 2020 14:45

Dituduh Letakkan Bong Sabu di Kontrakan Pacar Orang, Muslim Dianiaya Pakai Samurai    

Dituduh Letakkan Bong Sabu di Kontrakan Pacar Orang, Muslim Dianiaya Pakai Samurai    

Kaganga.com, Palembang - Muslim (31), seorang pria asal Tanjung Lubuk, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis samurai oleh E, seseorang yang tidak begitu ia kenal.

Peristiwa tersebut dipicu dengan adanya tuduhan bahwa korban meletakkan alat hisap sabu (Bong) di kontrakan pacar pelaku.     Muslim mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di kontrakan RA yang merupakan pacarnya pelaku, di Jalan Peternakan IV, Suka Bangun, Sukarami, Palembang, Senin (14/9) sekitar pukul 12.30 WIB.   

Di hadapan petugas, Muslim menjelaskan bahwa  dirinya dan terlapor tersebut tidak terlalu dekat dan hanya sekedar kenal-kenal saja.   

"Pacar pelaku menelepon saya dan menuduh kalau saya telah meletakkan bong (alat hisap sabu) di kontrakannya,” ungkap Muslim, Selasa (15/9/2020).   

Merasa tidak senang atas tuduhan tersebut, korban bersama temannya AS mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), untuk memberikan penjelasan jika yang dituduhkan terlapor itu tidak benar.   

“Setibanya di TKP, pelaku E langsung menyerang saya. Saya lupa bagaimana kejadiannya karena begitu cepat, mungkin saya sempat menahan samurai pelaku sehingga tangan saya luka, setelah diserang saya dan teman saya langsung melarikan diri karena ketakutan,” terang Muslim.   

Muslim menceritakan, saat peristiwa itu terjadi, tidak ada warga sekitar yang menolong dikarenakan saat itu di lokasi kejadian sedang sepi.   

“Saat kejadian sepi, saya tidak bisa meminta tolong, kalaupun ada ramai pasti mereka juga takut untuk menolong kami,” tambah Muslim.   

Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami luka sobek di beberapa bagian tubuhnya akibat terkena samurai milik pelaku. Saat korban membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang terlihat telapak tangan korban bagian kiri mengalami luka robek.   

“Saya tidak terima dituduh dan dianiaya dengan sajam, saya berharap agar pelaku dapat diproses atas apa yang diperbuatnya, karena saya mengalami luka dan masih merasa takut atas kejadian itu,” tutup Muslim.   

Dari pantauan awak media, laporan korban sudah diterima oleh petugas piket SPKT Polrestabes Palembang, Bripka Arsof Noviarman, dengan nomor laporan polisi : LPB / 1919 / IX / 2020 / SUMSEL /RESTABES / SPKT yang ditandatangi oleh PS KA SPKT Panit I, Ipda Ahmad Tamimi.

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Hukrim

Komentar