30 Jan 2018 18:35 | 12058

Duel Maut, Semua Bersimbah Darah

Duel Maut, Semua Bersimbah Darah

Kaganga.com, Muara Enim - Warga Desa Aur Duri, Kecamatan Rambang Dangku, Muara Enim, Senin (29/1) sekitar pukul 15.00 WIB mendadak gempar. Itu terjadi setelah dua orang warga desa itu terlibat perkelahian maut yang mengakibatkan keduanya mengalami luka bacok dan terpaksa dilarikan ke RSU Kota Prabumulih untuk mengobati lukanya.

Kedua warga yang terlibat perkelahian maut itu dikethui bernama, Novriadi dan Hermansa. Dalam perkelahian itu Novriadi mengalami luka bacok dibagian kepala, luka bacok di leher sebelah kiri, luka bacok dibahu sebelah kanan dan luka bacok tangan sebelah kanan.

Sedangkan Hermansa mengalami luka tusuk dibagian perut sebelah kiri dan kanan, luka tusuk dibagian punggung belakang dan luka sayat dibagian paha sebelah kiri. Kasus tersebut saat ini telah ditangani Polsek Rambang Dangku, meski keduanya ataupun keluarganya belum membuat pengaduan secara resmi ke Polsek Rambang Dangku.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, kejadian itu bermula dari Novriadi mendapatkan laporan dari anak kecil bahwa adiknya telah dipukul ataupun dianiaya oleh Hermansa. Mendapatkan laporan itu membuat Novriadi menjadi emosi dan marah.

Dia langsung mendatangi Hermansa yang tengah berada di rumahnya. Setelah bertemuan, antara Novriadi dan Hermansa terlibat pertengkaran sengit cekcok mulut. Namun keributan keduanya sempat dipisah oleh warga sekitar yang melihat kejadian itu.

Lalu Novriadi pergi meninggalkan Hermansa. Kemudian Hermansa masuk kedalam rumahnya dan mengambil sebilah parang. Tiba tiba Hermansa dengan membawa parang tersebut keluar dari rumah dan mengejar Novriadi. Lalu Hermansa membacokan parang yang dipegangnya ke bagian leher Novriadi mengakibat Norvriadi terjatuh ke tanah.

Kemudian Hermansa sempat menusukkan parangnya ke perut Hermansa. Sehingga keduanya terlibat saling serang yang sama sama menggunakan senjata tajam. Setelah saling serang menggunakan senjata tajam, keduanya terkapar ditanah dengan bersimbah darah akibat luka bacok maupun tusuk yang mereka alami.

Melihat keduanya terkapar, warga bergegas membawanya keduanya ke RSU Kota Prabumulih untuk mengobati lukanya. Hingga saat ini keduanya masih mendapatkan perawatan intensif dirumah sakit tersebut.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK melalui Kapolsek Rambang Dangku, AKP Apri Ansyah, Selasa (30/1) membenarkan kejadian itu. “Kedua belah pihak belum membuat laporan. Namun kita sudah melakukan oleh TKP dan mengamankan barang bukti senjata tajam yang digunakan dalam perkelahian itu. Keduanya masih dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : duel maut Muara enim bacok

Komentar