19 Apr 2017 17:01 | 40

Hendak Tembak Polisi, Windra Tewas Tertembak

Hendak Tembak Polisi, Windra Tewas Tertembak

Kaganga.com, Palembang - Gara-gara melawan dengan sepucuk senjata api rakitan (senpira) yang dibawanya, Windra (37) harus merenggang nyawa usai pinggang sebelah kirinya tertembus timah panas petugas kepolisian.

Berdasarkan data dihimpun, ditembaknya Windra saat petugas kepolisian IB II Palembang menggerebek arena perjudian di Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Tanjung Raja, Kecamatan IB II Palembang. 

Namun, sebelum menggerebek petugas kepolisian memarkir kendaraannya di Lorong Famili Din, yang berada persis di samping lokasi penggerebekan.

Usai mendapat enam pelaku yang diduga bermain judi, lantas petugas pun menggelandang para pelaku ke menuju mobil. Namun, saat dalam perjalanan? petugas kepolisian? dihadang oleh Windra.

Saat hendak dilakukan pemeriksaan oleh anggota, Windra mencoba melawan dengan cara hendak memukul petugas kepolisian. Bahkan ia pun sempat merampas senpi yang dipegang oleh petugas.

Tak dapat senpi petugas, Windra pun mencabut senpira dari balik bajunya. Sempat diberikan tembakan peringatan, namun tidak digubris oleh pelaku, hingga akhirnya petugas pun terpaksa menindak tegas pelaku. 

Bahkan, Windra sempat hendak mengambil senpi petugas kepolisian yang melakukan penggeledahan terhadap dirinya. Tak dapat senpi petugas, pelaku pun mencabut senpira yang dibawa dari pinggang. 

Sempat diberikan tembakan peringatan keatas, namun pelaku tak menggubrisnya. Hingga, petugas pun melumpuhkan Windra dengan tembakan satu kali ke arah pinggang sebelah 6. 

Windra pun tersungkur, namun malangnya saat hendak dibawa ke rumah sakit, nyawa pelaku tak dapat tertolongkan lagi.

Saat diperiksa dibalik baju pelaku yang ternyata residivis kasus 351 ini ditemukan dua senjata tajam jenis rencong dan pisau cap garpu serta senjata api rakitan jenis revolver dengan 4 butir amunisi.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampangi Kasat Reskrim Yon Edi Winara menurutnya, tindakan yang diambil oleh petugas sudah sesuai prosedur yang berlaku. 

Apalagi, sudah sangat membahayakan keselamatan serts nyawa petugas, dikarenakan tersangka membawa senpira dan hendak meletuskannya ke arah petugas kepolisian. 

"Apalagi anggota dilapangan sudah memberikan tembakan peringatan namun tidak digubris dan saat diperiksa tersangka membawa senpi dan sajam," tutup Wahyu. 

Penulis : Rian Pratama

Tag : Kriminal

Komentar