6 Jan 2020 21:35

IRT Susul Suami Ke Penjara Akibat Turut Membantu Mencuri Motor

IRT Susul Suami Ke Penjara Akibat Turut Membantu Mencuri Motor

Kaganga.com, Palembang - Seorang ibu rumah tangga (IRT)  berinisi UL (25) ditangkap Anggota Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang karena terlibat tindak kriminal dengan membantu aksi pencurian sepeda motor yang dilakukan suaminya.

Perempuan tersebut ditangkap di kediamannya di Gandus pada Sabtu (4/1/2020) lalu. Sedangkan suami UL bernama KA telah lebih dulu ditangkap dan diproses hukum.


"Wanita ini turut membantu suaminya mencuri sepeda motor di wilayah Alang Alang Lebar pada 5 November 2018 lalu," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono melalui Kanit Pidum, Iptu Marinus Ginting didampingi Kasubnit Pidum, Ipda Andrian, Senin (6/1/2020).


Nuryono mengungkapkan, tersangka UL telah lama menjadi menjadi target operasi karena diduga telah beberapa kali membantu suaminya mencuri sepeda motor.


Selain tersangka UL dan suaminya KA, ada satu lagi penadah motor hasil curian bernisial EO yang juga sudah ditangkap.


"Jadi mereka ini bertiga. UL dan KA pasangan suami istri bertugas curi motor, satunya lagi EO bertindak sebagai penadah dan sudah diproses," papar Nuryono.


Selain berhasil mengamankan tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa sebatang kunci letter T, empat potongan besi yang diruncingkan, satu unit motor Yamaha NMAX dengan pelat nomor BG 5156 ACC beserta STNK.


Tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara 5 tahun.


"Tersangka masih kita amankan guna penyidikan lebih lanjut," terang Nuryono.


Sementara tersangka UL mengakui perbuatannya membantu KA mencuri sepeda motor di wilayah Alang Alang Lebar.

Menurut UL, aksi tersebut dilakukan secara spontan tanpa direncanakan.


"Waktu itu saya sama suami saya naik motor mau beli nasi bungkus. Waktu lewat di depan rumah orang, suami saya berhenti dan mau ambil motor yang parkir di teras rumah itu. Saya nunggu di atas motor," kata UL saat diinterogasi petugas.

Setelah berhasil membawa kabur motor korbannya, pasangan suami istri itu lalu kabur.


"Motornya dijual ke EO dan kami dapat uang Rp 5.500.000," ungkap UL.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : hukrim curanmor pasutri

Komentar