5 Feb 2020 08:00

Karena Kesal, Yedi Tega Pukuli Istri dengan Helm Hingga Tewas

Karena Kesal, Yedi Tega Pukuli Istri dengan Helm Hingga Tewas

Kaganga.com, Muara Enim - Tega apa yang dilakukan oleh Yedi Mulyadi (44) warga dusun 1 Desa Tanjung Terang Kecamatan Gunung Megang. Karena kesal dengan ucapan sang istri, dirinya tega memukuli sang istri menggunakan helm hingga meninggal dunia. 

Peristiwa mengenaskan ini terjadi Senin (03/02) di rumahnya, saat sang tersanga pulang dari bekerja selama tiga minggu meninggalkan rumah. Terjadi pertemgkaran antara kedua pasangan ini. Dari kekesalan samg istri terucap kata kata yang membuat tersangka naik pitam. 

Percekcokan keduanya berawal saat sang istri Yulinda mengetahui bahwa ada wanita idaman lain (wil) menelpon sang suami.

Mengetahui hal itu, Yulinda marah besar dan terjadila cekcok mulut diantara keduanya. Dari kata kata yang dilontarkan korban, ada kata yang tidal bisa diterima sang suami. 

Akibatnya, tanpa fikir panjang dan didorong rasa emosi, tersangka langsung memukul wajah sang istri beberapa kali menggunakan tangan. Tidak samapi distu saja, Tersangka juga menghantamkan helm ke kepala sang istri beberapa kali. 

Usai menghantamkan helm dan melihat istrinya terkapar di lantai, tersangka kemudian menutupi sang istri dengan selimut dan membuang helm yang digunakanya untuk memukul sang istri ke atap rumah. Selanjutnya tersangka sempat membawa sng istri ke puskesma ubtuk memastikan kondisi sang istri yang ternyata sudah meninggal dunia. 

Mengetahui hal yang tidak wajar terjadi kepada adiknya, sang kakak korban Ahmad Aspawi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Megang meminta agar sang pelalu ditindak sesuai hukum yang berlaku. 

Mendapat laporan dari keluarga korban tersebut, Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin oleh Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanyo SH dan Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim yg dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian SIK melakukan penyelidikan dan olah TKP. 

Selanjutnya petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap para saksi dan suami korban secara insentif.

Lalu pada hari Selasa tanggal 04 Februari 2020 sekira pukul 00.15 wib Team Rajawali Satreskrim Polres Muara Enim dan Team Trabazz Polsek Gunung Megang yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Dwi Satya Arian, SIK, AKP Feryanyo.Sh , Iptu M. Heri Irawan, SE dan Ipda Guntur Iswahyudi, SH beserta anggota lainnya berhasil mengungkap kalau pelaku pembunuhan adalah suami korban. 

Memastikan hal tersebut, kemudian dilakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti yang digunakan oleh pelaku tersebut, selanjutnya pelaku beserta Barang Bukti diamankam di Polsek Gunung Megang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Kapolres Muara Enim, AKBP AFNER JUWONO, S.H.,S.IK.,MH, melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Feryanyo SH menyebutkan pelaku beserta Barang Bukti telah diamankam di Polsek Gunung Megang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Barang bukti yang diamankan yaitu Satu buah helm warna putih, Satu buah Asisoris helm ( riben warna hitam ), Satu buah headset handphone, Satu buah Selimut, Dua buah cincin batu akik warna putih dan warna hitam, Pakayan korban dan Pelaku dan Buku Nikah Suami Istri milik Korban & tersangka, ujar Kapolsek gunung megang. 

Dan korban yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut mengalami luka pada Luka memar pada mata sebelah kiri, Luka pada bibir dan Luka memar pada siku kanan dan siku kiri, tutup Kapolsek gunung megang.

Penulis : LPM IV
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Kekerasan KDRT Muara Enim

Komentar