10 Jun 2018 16:05 | 52

Kepergok Petugas, Pelaku Pungli Panik dan Terjun ke Sungai

Kepergok Petugas, Pelaku Pungli Panik dan Terjun ke Sungai

 

Kaganga.com, Muara Enim - Karena panik dan berupaya lari dari kejaran petugas, seorang pria diduga pelaku pungutan liar (pungli) bernama Aprianto (36) nekat terjun bebas ke Sungai Lematang dari atas Jembatan di Jalan Teluk Lubuk, Kecamatan Belimbing, Minggu (10/6).

Akibatnya warga Dusun 3 Desa Teluk Lubuk kecamatan Belimbing ini hilang terbawa derasnya arus sungai. Berdasarkan informasi dihimpun, pelaku yang diketahui kerap melakukan aksi pungli disekitar Jembatan di Jalan Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing dipergoki petugas yang sedang melakukan patroli pengamanan lalulintas mudik.

Pelaku yang kaget saat didatangi petugas langsung berupaya lari untuk menghindar dari kejaran. Namun diduga karena panik dan terdesak, pelaku malah nekat menantang maut. Dia pun memutuskan terjun bebas dari atas jembatan untuk berusaha kabur lewat sungai.

Mirisnya pelaku yang melakukan aksi tanpa rasa takut tersebut membuatnya hilang. Usai terjun kesungai, pelaku tak sempat berenang menepi akibat terbawa deras arus sungai Lematang.
Petugas yang sedang melakukan pengejaran pelaku pun akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Muara Enim. Petugas BPBD kemudian langsung menerjunkan tim pencarian untuk menyelamatkan atau mengevakuasi korban.

Kepala BPBD Muara Enim Tasman mengatakan tim sudah tiba mengecek lokasi bawah jembatan Teluk Lubuk bergabung dengann tim polsek Gunung Megang, Belimbing. "Bahkan tim pencarian juga telah meminta bantuan tim Basarnas Palembang guna mencari korban,"kata Tasman.

Tasman menuturkan, pelaku dinyatakan hilang kesungai usai nekat terjun sungai saat hendak lari dari kejaran petugas.
"Korban diduga pelaku pungli yang nekat terjun ke sungai setelah dipergoki petugas,"jelasnya
Hingga saat ini, Tasman mengatakan upaya pencarian seluruh tim yang dikerahkan masih belum membuahkan hasil.
"Sampai saat ini belum ditemukan, diduga terbawa deras arus sehingga kami kesulitan menyelamatkan ataupun mengevakuasi korban,"pungkasny.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Pungli Muara Enim

Komentar