15 Mei 2019 14:35

Kepergok Saat Akan Beraksi, Rampok Nekat Tembak Polisi 

Kepergok Saat Akan Beraksi, Rampok Nekat Tembak Polisi 

Kaganga.com, Palembang – Kawanan rampok gagal beraksi di kawasan Plaju, Palembang. Namun peristiwa tersebut sempat diwarnai dengan adanya baku tembak antara kawanan perampok dengan seorang polisi bernama Aiptu Yasudi, anggota Bhabinkamtibmas Silaberanti Plaju. Akibat kejadian ini Yasudi mengalami luka tembak dibagian perut sebelah kiri, Selasa (14/5) pukul 05.30 WIB. 

Kejadian bermula saat korban memanaskan mobilnya di depan rumah. Mencurigai gelagat dua pelaku yang masuk menggunakan sepeda motor jenis Beat Street masuk dalam kos-kosan, penuh kecurigaan korban mencoba mendekati kedua perampok tersebut.  Dalam keadaan terdesak, kedua pihak sempat terjadi cekcok mulut, hingga salah satu pelaku menembak kamera CCTV yang posisinya tepat berada di atas pos kostan. 

Melihat tindakan pelaku, korban spontan meneriaki pelaku maling. Teriakan korban membuat pelaku panik, lalu pelaku nekat menembak korban.  Mendengar keributan, anak korban, Putra langsung ke luar. Menurut Putra, dirinya melihat orang tuanya sudah terluka. Ia langsung membawa orang tuanya ke RS Muhammadiyah.  “Saat itu saya lihat bapak saya sudah terluka. Langsung saya bawa ke rumah sakit Muhammadiyah,” ujarnya. 

Dari pihak kepolisian membenarkan adanya penembakan tersebut. Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polresta Palembang, Iptu Tohirin, Rabu (15/5/2019). 

Menurut Tohirin, kejadian berawal saat korban mencurigai gelagat dua pelaku. Korban lalu mendekati pelaku hingga pelaku nekad mengambil tindakan untuk menembak korban.  “Mereka berdua dipergoki korban, ternyata mereka perampok. Sempat terjadi baku tembak dan pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya. Kini masih kami tindaklanjuti,” jelasnya. 

Tohirin menambahkan, pihaknya akan terus mendalami kasus ini agar pelaku cepat tertangkap.   “Kami masih selidiki kejadian ini. Doakan saja agar cepat terungkap,” jelasnya.

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Hukrim Kriminal Maling

Komentar