3 Jan 2018 12:10 | 32

Korban Tewas Kecelakaan Menurun, Pelanggaran Lalin Meningkat

Korban Tewas Kecelakaan Menurun, Pelanggaran Lalin Meningkat

Kaganga.com, Muara Enim - Tingginya angka korban tewas kecelakaan di wilayah Kabupaten Muara Enim berangsur menurun ditahun 2017. Tercatat sepanjang tahun lalu korban tewas kecelakaan menurun 66 persen atau berjumlah 29 orang dari 87 orang tewas ditahun 2016.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan melalui Kasat Lantas AKP Adik Listiono, mengatakan menurun angka kecelakaan diwilayah Muara Enim tak terlepas dari gencarnya sosialisasi keselamatan berkendara yang dilakukan personel kesejumlah lapisan masyarakat. Hasilnya angka kasus kecelakaan yang terjadi dapat ditekan sehingga juga mengurangi jumlah korban tewas dijalan raya.

“Tahun 2017 jumlah kasus kecelakaan yang ditangani berjumlah 120 kasus atau berkurang 31 kasus dibandingkan tahun 2016, meski angka kasus tak turun signifikan namun jumlah korban tewas cukup jauh menurun,”kata Adik, Rabu (3/1).

Tak cuma berhasil menekan jumlah korban tewas, ditahun 2017 jajaran Lantas Polres Muara Enim juga berhasil membuat jumlah korban luka berat yang berkurang 37 persen atau berjumlah 37 orang dari 59 orang ditahun 2016. Sementara untuk korban luka ringan meningkat menjadi 47 orang dari 37 orang ditahun 2016.

“Untuk kerugian materil akibat kecelakaan ditahun 2017 berjumlah Rp890.006.500. Jumlah ini juga berkurang 9,76 persen atau Rp96.293.500 dibanding tahun 2016,”jelasnya

Ia menuturkan meski pihaknya berhasil menekan angka kasus kecelakaan dan korban tewas, namun masih berbanding terbalik dengan jumlah angka pelanggaran lalulintas. Sebab, pelanggar lalu lintas ditahun 2017 melonjak menjadi 6328 pelanggar. “Trend peningkatkan pelanggar lalulintas di Muara Enim mencapai 47,70 persen atau naik sekitar 1.955 pelanggar dari tahun 2016,”paparnya

Berdasarkan pemetaan wilayah terbanyak pelanggaran lalulintas, kata dia, melanjutkan banyak terjadi diwilayah hukum Polsek Talang Ubi, PALI dan Polsek Lawang Kidul Tanjung Enim. Menurutnya petugas banyak menegur pengendara saat melintas akibat masyarakat yang kurang sadar hukum dan jalan sempit dan ramai.

“Pelanggaran juga kerap terjadi diwilayah rawan macet seperti di Kecamatan Gunung Megang, Ujan Mas dan Gelumbang, penyebabnya karena padatnya angkutan batubara dan jalan rusak,”jelasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Muara Enim Lakalantas

Komentar