9 Ags 2017 18:14 | 39

Kurangnya Tenaga Penyusun, Dana Desa Rawan Penyimpangan

Kurangnya Tenaga Penyusun, Dana Desa Rawan Penyimpangan

Kaganga.com, Muara Enim - Kepala Kejaksaan Negeri Muaraenim, Adhyaksa Darma Y menilai minimnya pendamping desa untuk melakukan pendampingan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) untuk desa dapat menjadi cela terjadinya kesalahan atau penyimpangan dana desa.

"Pengawasan Dana Desa ini tidak hanya dapat di awasi oleh inspektorat saja,mengingat dengan banyaknya dan luasnya daerah seperti Kabupaten Muaraenim ini, dan untuk itu setiap desa memerlukan adanya pendamping desa yang benar-benar paham dalam penyusunan RAB untuk desa," katanya, Rabu (9/8).

Namun lanjutnya, pada kenyataan yang ada di lapangan saat ini di Kabupaten Muaraenim hanya ada beberapa orang saja tenaga pendamping ahli di tingkat kabupaten yang harus mengawasi ratusan desa yang ada.

"Dan untuk perangkat desa serta pendamping desa di tingkat kecamatan maupun desa juga terkadang kurang benar-benar memahami dan menguasi cara pembuatan RAB sehingga ini terkadang dapat menjadi temuan dan membuka cela terjadinya tindak pidana korupsi," jelasnya.

Ia juga berharap kedepannya untuk tenaga pendamping ini dapat di lakukan penambahan dan evaluasi terhadap tenaga pendamping yang ada.

" jika di lakukan perekrutan,rekrutlah tenaga pendamping yang benar-benar mengerti dan menguasi pembuatan RAB," harapnya.

Untuk mencegah terjadinya penyelahgunaan dana desa lanjutnya pihaknya telah melakukan beberapa langkah diantaranya memberikan gerakan sadar hukum kepada seluruh perangkat desa.

"Selain itu kita juga melakukan MoU dengan seluruh desa di kabupaten Muaraenim dalam Memberikan bantuan hukum di bidang perdata dan tata usaha negara, kita juga melakukan pendampingan dan jika ada pihak desa yang bingung atau sekedar mau sharing terkait hal-hal yang ingin mereka ketahui seputaran perbuatan yang dapat melawan hukum,dengan senang hati akan kita layani,bukan mendukung mereka untuk melakukan tindakan kriminal," jelasnya.

Di katakan Adhy, sejauh ini terkait laporan penyimpangan dana desa pihaknya telah menerima puluhan laporan.

" Namun laporan tersebut sebagian besar tidak akurat,dan kita minta juga kepada masyarakat jika ingin membuat laporan terkait penyimpangan dana desa kita minta untuk dapat di sertai bukti-bukti yang kongkrit dan akurat,sehingga dapat segera kita tindak lanjuti," pungkasnya.

Penulis : LPM IV
Editor : Deddy Pranata

Tag : Dana Desa

Komentar