3 Des 2018 20:35

Menjalankan Bisnis Dari Balik Jeruji

Menjalankan Bisnis Dari Balik Jeruji

Kaganga.com, Palembang - Ditangkapnya jaringan narkoba yang dipimpin oleh Eni (41), beserta kaki tangannya Firman (31) yang tak lain adalah menantunya, serta Marduk (41) dan Bambang (31) sebagai kurir atau tim pengantar pesanan, telah mengungkap fakta bahwa pengendalian bisnis tersebut sangatlah sistematis.

Setelah diusut penyidik, Eni mengakui bahwa barang - barang tersebut milik Arman, suaminya. Arman merupakan narapidana di lapas serong atas kasus narkoba.

Eni pun mengakui bahwa bisnis haram tersebut dikendalikan oleh suaminya dari balik jeruji. Atas mandat yang diberikan suaminya, Eni mengajak menantunya, Firman untuk membantunya menjalankan bisnis tersebut.

"Ya, kalau barang itu punya suami saya. Dia di dalam lapas Serong," ucapnya pada saat pers rilis di Mapolda Sumsel, Senin (3/12/2018).

Menurut ibu rumah tangga itu, ia sudah cukup lama menjalankan bisnis tersebut. Hal tersebut dilakukannya karena tergiur dengan keuntungan yang cukup fantastis.

Eni menambahkan, barang - barang tersebu berasal dari rekan bisnisnya yang berada di lapas Pekanbaru, Riau.

"Barang - barang itu berasal dari Aldo alias Asgaf di Lapas Pekanbaru, Riau. Kami yang jalaninya," ucapnya.

Kapolda Sumsel,  Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara membenarkan komplotan Erni merupakan jaringan narkoba yang melibatkan keluarga dan dikendalikan dari balik jeruji.

"Ya, ini merupakan jaringan narkoba yang melibatkan anggota keluarga dan dikendalikan oknum napi dari lapas Serong maupun dari lapas Pekanbaru, Riau," ucapnya.

Berdasarkan keterangan para tersangka, pihak kepolisian Polda Sumsel akan terus mengusut tuntas jaringan narkoba yang melibatkan keluarga dan oknum napi tersebut.

"Kasus seperti ini pernah terjadi, melibatkan anggota keluarga dan adanya campur tangan oknum napi untuk menjalankan bisnis seperti ini. Kita akan usut tuntas," tandasnya.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Narkoba

Komentar