30 Jun 2026 17:15

Nyaris Gagal Antar Pesanan, Driver Ojol di Palembang Malah Jadi Korban Pengeroyokan dan Perampasan H

Nyaris Gagal Antar Pesanan, Driver Ojol di Palembang Malah Jadi Korban Pengeroyokan dan Perampasan H

Kaganga.com PALEMBANG – Bukannya berhasil mengantarkan pesanan pelanggan, seorang pengemudi ojek online (ojol) Maxim di Palembang justru menjadi korban pengeroyokan dan perampasan telepon genggam oleh sekelompok pria tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya dan kehilangan satu unit ponsel senilai sekitar Rp6 juta.

Korban diketahui bernama M Adrian WD (21), warga Perumahan Bukit Nusa Indah, Kecamatan Sukarami, Palembang. Peristiwa itu terjadi di Jalan Betet, tepatnya di depan Lorong Khotib, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur II, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.

Tidak terima menjadi korban pengeroyokan dan perampasan, Adrian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Palembang pada Senin (29/6/2026) malam dengan harapan para pelaku segera ditangkap.

Di hadapan petugas, Adrian mengaku saat itu sedang menjalankan orderan dengan membonceng rekannya, Randa. Ketika melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang mereka kendarai tiba-tiba ditabrak oleh sepeda motor yang ditumpangi dua pria hingga keduanya terjatuh ke badan jalan.

Belum sempat berdiri, Adrian langsung dipukul di bagian wajah dan ditendang di bagian perut oleh salah seorang pelaku. Sementara Randa yang panik memilih menyelamatkan diri dengan melarikan diri dari lokasi.

Saat korban masih tergeletak, seorang pria lain yang diduga merupakan rekan pelaku datang menghampiri dan kembali menganiaya Adrian dengan menyeret serta menendang bagian dada dan perutnya.

Aksi pengeroyokan baru berhenti setelah seorang warga yang melintas berinisiatif melerai. Namun situasi kembali memanas ketika korban dan para pelaku terlibat adu mulut.

Tak lama kemudian, salah seorang pelaku kembali melayangkan pukulan ke arah mulut korban setelah mendengar keluarga korban akan datang ke lokasi. Sebelum melarikan diri, para pelaku juga merampas satu unit telepon genggam Samsung A55 milik korban.

Akibat kejadian itu, Adrian kehilangan ponsel senilai sekitar Rp6 juta. Ia juga mengalami luka lecet pada siku tangan kanan dan lengan kiri, bibir atas bengkak, nyeri pada hidung, kedua pipi, bawah telinga, serta beberapa jari kaki dan kaki kirinya.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui personel SPKT Ipda Ammar membenarkan adanya laporan tersebut.

"Laporan korban sudah kami terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan serta memburu para pelaku," ujarnya.

Penulis : Reza Mardiansyah
Editor : Elly

Tag : Hukrim

Komentar