6 Mei 2018 17:00 | 76

Pelanggaran Helem Dominasi Ops Patuh ME

Pelanggaran Helem Dominasi Ops Patuh ME

Sebanyak 315 Pelanggaran

Kaganga.com, Muara Enim - Kesadaran masyarakat Kabupaten Muara Enim untuk menggunakan helam dalam berkendaraan roda dua ternyata masih rendah. Terbukti selama sepekan operasi patuh musi 2018 yang digelar Satlantas Polres Muara Enim mulai tanggal 26 April-3 Mei, masih didominasi pelanggaran helam.

              Para pengendara masih banyak dijumlai tidak mengenakan helam delam mengendarai kendaraan. Padahal padahal helem merupakan salah satu alat pengaman bagian kepala bagi para pengendara jika mengalami kecelakaan.

             “Jumlah pelanggaran lalu lintas yang terjaring selama sepekan operasi patuh Musi 2018 mulai tanggal 26 April-3 Mei sebanyak 315 pelanggaran. Pelanggaran itu masih didominasi pelanggaran helam. Masih banyak ditemukan masyarakat terjaring operasi patuh tidak mengenakan helem,” jelas Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Lantasnya, AKP Adik Listiyono, Jumat (4/5).

               Menurutnya, pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan helem sebanyak 130 pelanggaran, pengendara anak dibawah umur sebanyak 75 pelanggaran. Kemudian pelanggarab administrasi surat surat kendaraan 61 kasus, boncengan lebih dari 2 orang 11 kasus. Sedangkan sisanya pelangggaran lainnya.

            “Harapan kami masayarakat bisa menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas. Jadikan keselamatan menjadi kebutuhan setiap pengendara dengan cara patuh, taati dan tertib berlalu lintas,” jelasnya. 

                Dijelaskannya, semua pengendara yang melakukan pelanggaran dikenakan tindakan hukum tilang. Para pengendara yang terkena tilang, dipersilahan membayar denda tilang dengan menyetor langsung ke rekening negara melalui bank BRI. Setelah membayar denda tilang mereka dapat mengambil surat surat kendaraannya yang terkena tilang. 

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Ops patuh

Komentar