2 Ags 2017 17:10 | 52

Pemain Narkoba Pali Ditangkap, Kapolres Pimpin Langsung Penggerebekan

Pemain Narkoba Pali Ditangkap, Kapolres Pimpin Langsung Penggerebekan

Kaganga.com, Muara Enim - Jajaran Polres Muaraenim menggerebek aktivitas bandar narkoba besar di wilayah PALI.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK, memimpin langsung penggerebekan tersebut. Bersama tim gabungan berhasil menemukan bunker narkoba dan uang hasil penjualan narkoba sebesar Rp 199.850.000. Bunker narkoba dan uang itu ditemukan di rumah Bandar besar di PALI berinisial S, berada di wilayah Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI.

Sayangnya tersangka S, berhasil melarikan diri, karena keburu mengetahui kedatangan petugas yang akan menggrebeknya. Namun Kapolres berhasil membekuk tiga tersangka lainnya yang merupakan masih kaki tangan tersangka S.

Ketiga tersangka yakni bernama Harwadi (31), warga Dusun III Desa Karang Agung, Kecamatan Abab, PALI. Tersangka ditangkap pada Senin (17/7) sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan Lintas Muara Enim diseberang rumah makan sederhana. Saat itu tersangka tengah mengantarkan narkoba jenis pil ekstasi . Dari tangan tersangka dista barang bukti sebanyak 80 butir pil ekstasi, 1 paket sabu sabu seberat 5,30 gram, dan satu unit mobil pickup BG 9452 WB.

Kemudian Akhirudin (31), warga Dusun III Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, PALI. Tersangka ditangkap Minggu (23/7) sekitar pukul 06.00 WIB dirumahnya. Dari tangan tersangka disita barang bukti 347 butir pil ekstasi. Dan yang terakhir tersangka Sandri Wardi (36), mantan Kades Pengabuan, Kecamatan Abab, PALI. Tersangka ditangkap dirumahnya, (23/7) sekitar pukul 08.00 WIB. Dari tangannya disita barang bukti sebanyak 5 paket sabu sabu seberat 5,15 gram.

Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK didampingi Kabag Opsnya, Kompol Zulkarnain SIK, Kasat Narkobanya, AKP Alhadi dan Kasubag Humasnya, AKP Asrad, Rabu (2/8) menjelaskan, penggrebekan rumah Bandar besar narkoba di PALI tersebut dari hasil pengembangan tiga tersangka yang telah ditangkap duluan.

“Dari ketiga keterangan tiga tersangka inilah kita berhasil menemukannya. Kita juga sebelumnya telah mendapatkan informasi bahwa tersangka S merupakan Bandar besar barkoba di PALI,” jelas Kapolres. Pada saat penggrebekan itu, lanjutnya, sangat sulit untuk menembus rumah tersangka S. Karena sekiling rumahnya dipasang tralis besi dan CCTV. Begitu juga kamarnya dipasang tralis besi.

Namun pihaknya telah siap dengan kekuatan penuh, menggrebek rumah tersangka S. Saat digrebek tersangka S berhasil meloloskan diri. Namun dia bersama tim gabungan berhasil melakukan pemeriksaan hingga berhasil menemukan banker narkoba dan uang tunai hasil penjualan narkoba di rumah tersangka S sebesar Rp 199.850.000.

“Bunker berada dalam kamar tersangka S diletakkan di lantai rumah ditutup kramik dalam. Kemudian ruangan banker itu dipasang trails besi dan kaca cermin. Sehingga sangat sulit untuk mencarinya,” tegas Kapolres. Pada banker itu ditemuka 9 pekat besar sabu sabu seberat 271,62 gram, 24 butir pil ekstasi, 1 unit timbangan digital, buku catatan transaksi narkoba, 3 buah ATM, 1 perangkat CCTV, 10 bal plastic bening.

Menurut Kapolres, Kecamatan Abab dan PALI dapat dikatagorikan daerah darut narkoba. Karena peredaran Narkoba di daerah itu tergolong cukup tinggi dan ada Bandar besarnya. Narkoba tersebut dipasok melalui jalur sungai dan darat dari Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin.

“Tersangka S saat ini telah kita tetapkan sebagai DPO. Dan kita memohon dukungan dari semua pihak untuk memberantas narkoba di PALI. Kita juga meghimbau kepada masyarakat untuk dapat membantu kerja polisi dalam memberantas narkoba,” imbaunya.

Dijelaskannya juga, dari ketiga tersangka yang telah berhasil ditangkap terlebih dahulu, satu tersangka bernama Sandri Wardi (36) merupakan mantan Kepala Desa Pengabuan. Bahkan beberapa waktu lalu tersangka sempat hendak mengertoyok Kasat Narkoba Muara Enim saat hendak hendak menangkapnya.

Penulis : Satria Nugroho
Editor : Roy JM

Tag : Sabu

Komentar