8 Mei 2020 17:10

Pemkab OKI Siap Dampingi Keluarga ABK WNI yang Dilarung ke Laut

Pemkab OKI Siap Dampingi Keluarga ABK WNI yang Dilarung ke Laut

Kaganga.com, OKI    --    Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), siap mendampingi keluarga Dua  (2) Anak Buah Kapal (ABK) Long Xing 629, berbendera China yang dilarung ke laut.

Sekretaris Daerah OKI, H. Husin, S. Pd, mengatakan, melalui Camat Sirah Pulau Padang Pemkab sudah mendapat laporan keadaan keluarga yang dua (2) orang ABK tersebut.

"Kita akan dalami terkait kontrak kerja, hak-hak yang bersangkutan apakah sudah dipenuhi oleh perusahaan, termasuk soal asuransi dan kecelekaan kerja. Kita Pemkab akan mendampingi,"ungkap Sekda Husin di Kayuagung Jum,at, (08/05/2020).

Sebelumnya Kepala Desa Serdang Menang, Kecamatan Sirah Pulau Padang Kabupaten OKI, Dodi Yansen membenarkan bahwa dua orang ABK masing-masing Sepri (26) dan Ari (25) merupakan warganya.

Diceritakan Dody, dua orang tersebut di atas bekerja di kapal melalui penyalur PT Karunia Bahari Samudra (KBS), yang berkedudukan di Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dan di pekerjakan di kapal ikan merk FV Long Xing 629, kemudian di pindahkan ke kapal merk Tian YU nomor 8.

Pada tanggal 29 Desember 2019 pihak keluarga (orang tua korban)  dikabari oleh perwakilan dari pihak PT Karunia Bahari Samudra serta disuruh ke Pemalang Jawa Tengah.

"Tanggal 5Januari 2020 keluarga berangkat ke Pemalang, setibanya di sana di kabari bahwa Sapri sudah meninggal dunia sekira tgl 21 Desember 2019. Lalu, mayatnya sudah dilarung di laut," ujar Dodi.
"Demikian dengan keluarga Ari," tambahnya.

Sementara atas pemberitaan viral di media, Pihak keluarga menurut Dody merasa keberatan, terutama penyebab dari meninggalnya korban yang dikatakan sakit dan pemakaman dilakukan secara Islam.

"Keluarga mempertanyakan pernyataan agen penyalur serta hak-hak korban yang belum dipenuhi," tambah Dody.

Penulis : Wahid Aryanto
Editor : Riki Okta Putra

Tag : OKI

Komentar