31 Jul 2017 21:30 | 49

Polda Sita 54 Ribu Rubber Seal Tanpa Label SNI

Polda Sita 54 Ribu Rubber Seal Tanpa Label SNI

Kaganga.com, Palembang - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel berhasil mengamankan sebanyak 54  ribu buah Rubber Seal atau karet perekat tabung gas elpiji tiga kilogram tanpa label SNI dari PT Patra Trading yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina, serta PT Piranti Nusa Energi Persada merupakan Perusahaan daerah / BUMD Sumsel.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan Rubber Sael ini di Stasiun Pengisian dan Penyaluran Bulk Elpiji (SPPBE) milik PT Patra Trading di Jalan Selatan Pulau Layang, Plaju, Palembang dengan barang bukti 32 ribu buah Rubber Sael dan Stasiun Pengisian dan Penyaluran Bulk Elpiji (SPPBE) milik PT Piranti Nusa Energi Persada di Jalan Palembang - Indralaya Km 17 Kabupaten Ogan Ilir dengan barang bukti 22 ribu buah Rubber Sael.

"Karet perekat ini adalah hal yang sepele tetapi dampak yang ditimbulkan dapat membahayakan masyarakat yang menggunakan nya karena karet ini tidak berstandar dari SNI," katanya, pada gelar perkara di Mapolda Sumsel, Senin (31/7).

Ia menjelaskan, harga yang berstandar SNI harganya 125 rupiah, yang tidak berstandar harganya 58 sampai 60 rupiah. Karena tingkat keamanan nya tidak terjamin dan bisa membahayakan masyarakat makanya pihak kepolisian mengambil langkah hukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

"Sebelum melakukan penggerebekan sendiri pihaknya sudah dimonitor selama satu bulan. Setelah barang bukti lengkap baru lah pihaknya melakukan penggerebekan," ujarnya.

Ia menambahkan, saat ini manajemen dua perusahaan yang memproduksi karet ini sudah diperiksa terkait Rubber Seal yang diamankan karena berdasarkan undang-undang mengatur karena penggunaan Rubber Sael ini harus memiliki standar dari SNI.

"Kami juga akan memanggil ahli untuk memeriksa keaslian dari Rubber Seal yang kita amankan ini," pungkasnya.

Penulis : Rian Pratama
Editor : Deddy Pranata

Tag : Kriminal

Komentar