2 Jan 2019 09:15

Polisi Buru 5 Tersangka Buron Pengeroyok Anggota Brimob di OKU Selatan 

Polisi Buru 5 Tersangka Buron Pengeroyok Anggota Brimob di OKU Selatan 

Kaganga.com, Palembang - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Selatan masih memburu lima tersangka pengeroyokan Brigadir Satu Yusuf yang tewas di Jalan Raya Ranau, Kelurahan Batu Belang Jaya, Kecamatan Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumsel, Minggu (30/12/2018) lalu. 

Kapolda Sumsel Inspektur Jenderal Zulkarnain Adinegara mengatakan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan polisi, diketahui tersangka yang mengeroyok anggota Brimob Detasemen C Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur itu berjumlah delapan orang.  "Kemarin saya sebut lima ternyata salah, setelah diselidiki lebih lanjut, tersangkanya ada delapan orang. Tiga orang sudah ditangkap, lima lainnya masih buron," ujar Kapolda, Selasa (1/1/2019). 

Zulkarnain berujar, diketahui setelah petugas menginterogasi tiga tersangka yang sudah ditangkap. Dari pengakuan para tersangka, jumlah tersangka pengeroyokan Briptu Yusuf berjumlah delapan orang. Dirinya sudah menginstruksikan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel untuk mengejar lima pelaku lain yang masih buron.  "Saya sarankan yang masih buron ini untuk menyerahkan diri, atau akan kami berikan tindakan tegas karena ini menyangkut nyawa manusia. Pasal yang akan dikenakan yakni 170 KUHP tentang pengeroyokan dan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan menyebabkan korban tewas," ujar dia. 

Diberitakan sebelumnya, tiga tersangka pengeroyokan telah diringkus di Polres OKU Selatan, Senin (31/12/2018). Mereka yakni YA, YO, dan NZ. Berdasarkan keterangan kepolisian, pengeroyokan disebabkan oleh selisih paham antara Briptu Yusuf dan tersangka YA.  Peristiwa bermula saat Briptu Yusuf mengendarai sepeda motor melintasi tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama kemudian, melintaslah tersangka YA, warga Kelurahan Batu Belang Jaya, OKU Selatan dengan kecepatan tinggi memotong lajur kendaraan Yusuf sambil menggerung-gerung bunyi knalpotnya.  Diduga merasa tersinggung, Briptu Yusuf kemudian mengejar dan menghadang laju sepeda motor Yongki. Kemudian Briptu Yusuf memukul tersangka YA menggunakan senjata api dinas. 

Saat dipukuli, tersangka Yongki meminta tolong lalu berdatangan warga desa sekitar membantu Yongki. Datanglah tersangka NZ memukuli Briptu Yusuf, lalu dua tersangka yang masih buron memegangi Yusuf agar tidak melawan. Tiga tersangka lainnya yang masih buron ikut menganiaya korban. Terakhir tersangka YO alias Nung menusuk dan menebaskan parang ke Briptu Yusuf hingga tewas di tempat kejadian perkara. 

Penulis : Nandoenk
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Polresta Palembang Polda Sumsel

Komentar