26 Apr 2018 21:00 | 35

Polres ME Bekuk Penyeludup BBM Ilegal

Polres ME Bekuk Penyeludup BBM Ilegal

Kaganga.com, Muara Enim - Petugas Satreskrim Polres Muara Enim berhasil membekuk pelaku penyeludupan Bahan Bakar Minyak (BBM) illegal yang diambil dari Sungai Keruh Muba, Selasa (24/4) sekitar pukul 19.00 WIB.

                Pelaku dibekuk ketika membawa MMB illegal itu dimasukkan dalam drigen diangkut menggunakan mobil Daihatsu Terios BG 1395 IJ, saat melintas di Jalan Poros Tanjung Enim-Baturaja, tepatnya di jalan lintas Desa Darmo, Kecamatan Lawang Kidul. Muara Enim.

             Pelaku diketahui bernama Herto (40), warga Dusun II, Desa Baru Jaya, Kecamatan Sungai Keruh, Kabupaten Musi Bayuasin. Kini pelaku bersama barang bukti BBM illegal dan mobilnya diamankan di Mapolres Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan.

             Informasi yang diperoleh menyebutkan, penangkan itu bermula dari petugas mendapatkan informasi dari masyarakat adanya mobil Daihatsu terios warna hitam yang sering membawa BBM illegal dari Sungai Keruh. Atas informasi itu, petugas melakukan penyelidikan dan membuntuti mobil tersebut.

           Saat itu mobil yang dikemudikan pelaku tengah melintas dari arah Tanjung Enim menuju Tanjung Agung. Saat itu petugas langsung melakukan pengejaran, hingga akhirnya berhasil dihentikan ketika berada di jalan lintas Desa Darmo. Petugas langsung melakukan penggeledahan dan mengamankan pelaku dengan membawanya ke Mapolres Muara Enim.

             Saat dilakukan pemeriksaan, mobil tersebut membawa sebanyak 42 drigen masing masing derigen berisikan 35 liter. Jumlah BBM yang dibawanya sekitar 1.400 liter. Pelaku mengaku mengambil BBM tersebut dari Sungai Keruh Muba, yang hendak dijualnya secara eceran di kawasan Tanjung Agung, Muara Enim.

              Kapolres Muara Enim, AKBP Afner Juwono melalui Kasat Reskrimnya, AKP Willian Harbensyah, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Pelaku bersama barang buktinya telah kita amankan. Dalam kasus ini pelaku dijerat pasal 54 huruf b dan d dan atau pasal 54 UU nomor 22 Tahun 2001 tentang Migas dan atau pasal 480 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara,” jelasnya. 

Penulis : LPM IV
Editor : Riki Okta Putra

Tag : Bbm ilegal

Komentar