3 Sep 2019 19:30

SMA Taruna Indonesia Digugat Ke Pengadilan

SMA Taruna Indonesia Digugat Ke Pengadilan

Kaganga.com, Palembang - Kasus penganiayaan hingga menyebabkan kematian saat masa orientasi siswa (MOS) berlangsung di SMA Taruna Indonesia Palembang berujung di meja hijau.


Hal tersebut dikarenakan tim kuasa hukum dari FDR Firli Darta SH dan Dedi Heriansyah SH melayangkan gugatan kepada SMA Taruna Indonesia. Hal itu dilakukan oleh tim pengacara almarhum Wiko Jerianda yang menjadi korban MOS di SMA Taruna Indonesia, Selasa (3/9/2019).


" Hari ini kami advokat tergabung kantor Hukum FDR Firli Darta dan Dedi Heriansyah, kuasa hukum keluarga korban SMA taruna Indonesia alm Wiko Jerianda secara resmi mendaftarkan gugatan ke pengadilan negeri Palembang,"kata Firli Darta memberikan informasi via Whatsapp Selasa,(3/9/2019).


Firli menjelaskan meskipun kasus pembunuhan itu pelakunya sudah diungkap oleh Sat Reskrim Polresta Palembang, namun pihaknya belum puas. Dia ingin pihak sekolah juga ikut bertanggung jawab dengan meninggalnya klien nya tersebut.


"Sebab SMA Taruna juga yang kami sebut harus bertanggung jawab. Makanya kami layangkan gugatan
SMA Taruna dan Yayasan Gani Nusantara dengan gugatan perbuatan melawan hukum,"ucapnya


Tidak hanya itu, pihaknya juga dalam waktu dekat akan melayangkan lagi gugatan ke meja hijau ke SMA Taruna Indonesia dengan targetan SMA ditutup alias tidak boleh beraktifitas.


"Serta dalam waktu dekat ini kita selaku kuasa hukum keluarga korban juga akan melakukan gugatan sk izin operasi sekolah ke pengandilan tata usaha negara,"pungkasnya.


Sementara itu Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah  membenarkan bahwa pihaknya telah menangkap pelaku dan merilisnya di Mapolresta Palembang pada hari Kamis (8/8/) lalu.


Didi menyebutkan nama pelaku dengan inisial HS, masih di bawah umur 16 tahun. HS merupakan senior dari korban Wiko. Didi juga menyebutkan alat bukti yang diamankan dari pelaku berupa tali sabuk warna merah yang digunakan untuk melakukan penganiayaan.


Karena pelaku masih di bawah umur pihaknya tidak menghadirkan tersangka HS di hadapan awak media saat rilis digelar.


Korban Wiko Jerianda merupakan calon siswa SMA Taruna yang mengikuti masa orientasi siswa (MOS) sama seperti korban meninggal akibat sistem perekrutan siswa tersebut. Sebelumnya Dewin Berli Juliandro (14) meninggal karena dianiaya pembina Oby Prisman (24) kasusnya telah rekonstruksi dan naik kemeja hijau juga korban MOS SMA Taruna Indonesia.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : SMA Taruna

Komentar