4 Jul 2020 15:35

Tim Tekab 134 Polrestabes Palembang Berhasil Ringkus Residivis Curanmor Yang Kerap Berulah

Tim Tekab 134 Polrestabes Palembang Berhasil Ringkus Residivis Curanmor Yang Kerap Berulah

Kaganga.com, Palembang - Seolah tak jera, sang resedivis kasus pencurian kendaraan bermotor, Akib (31) kembali berulah dengan kasus yang lama. Namun Unit Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang berhasil menangkap Akib dan menggiringnya ke jeruji besi.


Akib ditangkap Team Anti Bandit (Tekab) 134 Sat Reskrim Polrestabes, Palembang, pada Kamis (2/7) sekira tak jauh dari rumahnya. Melihat kedatangan petugas, warga Desa Sei Rebo, Lorong Anggrek, Banyuasin tersebut langsung mencoba melawan dan berusaha kabur dari kejaran petugas.


Aksi Akib untuk melawan dan berusaha kabur berhasil digagalkan oleh petugas. Atas kesigapan anggota Tekab 134, pelaku berhasil digiring ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.


Berdasarkan informasi yang dihimpun Kaganga.com,Akib menjalankan aksinya pada Jumat (25/6) di kawasan Anwar Sastro, Ilir Timur I, Palembang dengan korbannya bernama Indah Permata Sari (21).

“Pelaku melancarkan aksinya, saat korbannya hendak berbelanja dan memarkirkan sepeda motor jenis Beat miliknya di Minimarket Kawasan Jalan Anwar Sastro, Ilir Timur I, Palembang,” terang Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin saat rilis kasus di Mapolrestabes, Sabtu (4/7/2020).


Nuryono mengatakan korban baru saja memarkirkan motornya kurang lebih 5 menit, korban kaget motornya sudah lenyap dibawa kabur pelaku.


“Pelaku ini merupakan resedivis curanmor dan sudah keluar masuk penjara. Aksi curnamor yang dilakukannya juga sudah tiga kali,” tegas Nuryono.


Sementara menurut Kanit Tekab 134, Iptu Tohirin mengatakan selain pelaku Akib masih ada satu pelaku lagi yang kini menjadi buruan anggotanya dan akan terus dikejar.


“Untuk Identitasnya sudah kita kantongi, dan akan kita kejar. Atas ulahnya pelaku dijerat pasal 363 KUHP, dengan ancaman tujuh tahun penjara,” tutup Tohirin.

Sedangkan, pelaku Akib saat dimintai keterangan oleh awak media turut mengakui perbuatannya telah melakukan aksi pencurian sepeda motor milik korban dengan menggunakan kunci ‘T’.

“Saya terpaksa melakukan aksi ini. Lantaran terhimpit kebutuhan rumah tangga. Dari hasil menjual motor curian itu saya mendapatkan Rp 500 ribu. Uang pun sudah habis untuk makan sehari-hari,” jelas Akib.

Penulis : Nandoenk
Editor : Riki Okta Putra

Tag : hukrim curanmor

Komentar