10 Jun 2022 15:05

Transaksi E-Commers Di Sumsel Capai Rp 2,31 triliun

Transaksi E-Commers Di Sumsel Capai Rp 2,31 triliun

Kaganga.com,PALEMBANG -  Pertumbuhan penggunaan transaksi digital ini di Sumsel sangat pesat terutama pendemi. Untuk itu Bank Indonesia terus memaksimalkan penetrasi dan penggunaan sistem pembayaran digital.

Hal ini dikatakan Direktur Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Fitria Armi Triswati,saat ini pertumbuhan transaksi digital di Indonesia tumbuh sangat pesat terutama pandemi.

 " Mau tidak mau atau suka tidak suka, masyarakat lambat laun akan migrasi dalam digitalisasi. Apalagi, pandemi Covid-19 yang telah terjadi kini telah merubah pola prilaku masyarakat," katanya 

Menurutnya,  bagi para UMKM, para pelaku bisnis agar bisa merespon cepat perkembangan digitalisasi jika tak ingin tertinggal. "Bahkan berdasarkan data, dimasa Pandemi ini saja ada 21 juta pengguna digital baru arau digital customer,” katanya.

Kedepan kata dia, sejumlah para pelaku UMKM sepenuhnya akan migrasi ke digitalisasi. “Tentu kedepan semua para pelaku UMKM akan beralih ke digitalisasi agar tak tertinggal,” tutupnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel Erwin Soeriadimadja, mengemukakan bahwa transaksi e-commerce di provinsi itu terus meningkat. "Transaksi e-commerce sudah menyentuh Rp2,31 triliun di Sumsel,” kata Erwin.

Dilihat dari jenis barangnya, terdapat tiga jenis barang dengan pangsa pasar tertinggi yang dibeli, yakni pakaian, kosmetik dan barang pribadi serta peralatan rumah tangga dan kantor.

Sementara itu, Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Yunita Resmi Sari, menambahkan bahwa digitalisasi keuangan turut diterapkan UMKM di Tanah Air. "Namun demikian UMKM masih memiliki tantangan, salah satunya terbatasnya akses pembiayaan dan kesiapan digital,” ujarnya.

Ia menjelaskan dari 64,2 juta UMKM di Indonesia baru 25,5 persen yangmemanfaatkan loka pasar (marketplace) untuk pemasaran produknya. 

Kedepan, sejumlah para pelaku UMKM sepenuhnya akan migrasi ke digitalisasi. "Tentu kedepan semua para pelaku UMKM akan beralih ke digitalisasi agar tak tertinggal,” tutupnya. 

Penulis : Ines Alkourni

Tag : Bank Indonesia UMKM saat pandemi

Komentar