22 Sep 2021 15:00

Atlet Tenis Mengawali Keberangkatan Kontingen PON Sumsel

Atlet Tenis Mengawali Keberangkatan Kontingen PON Sumsel
Para atlet dan pelatih tenis lapangan Sumsel saat di bandara SMB II Palembangmenjelang keberangkatan ke Papua

Kaganga.com,Palembang - Sumsel mengawali keberangkatan atlet PON daerah ini ke Papua, Rabu (22/9/2021). Mereka didampingi pelatih, Sarwoko dan seorang anggota kepolisian. Sementara pelesan secara simbolis para atlet PON ini sudah dilakukan pekan lalu oleh Gubernur Sumsel  H Herman Deru dan Ketua KONI Sumsel Hendri Zainuddin.

Keberangkatan tim tenis dilepas bidang Binpres KONI Sumsel, Caterine Kalalo di bandara SMB II Palembang. Adapun para atlet, Jones Pratana, Dhimas Rizki, Ivandi Sevic, Bivien Silfany, Merlina Mona, Indah Septia,vdan Diah Ayu. 

Para atlet Sumsel ini direncanakan mulai tandi 26 September di lapangan tenis Walikota Jayapura. Para atlet tenis Sumsel ini diharapkan mendulang pretasi di PON Papua, mengingat banyak atlet muda.

Salah satu petenis junior Sumsel yang menonjol adalah Jones Pratama. Petenis muda yang memiliki postur 186 cm ini digadang-gadang bakal melejit di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang akan berlangsung 2-14 Oktober mendatang. 

Meski belum memiliki pengalaman terjun di ajang PON. Namun Jones cukup berambisi meraih medali emas. Potensi itu ia rasakan di nomor tunggal putra yang menjadi spesialis kemampuannya, meski petenis berusia 18 tahun itu juga diandalkan di nomor lainnya seperti ganda putra dan mix. 

"PON Papua ini memang baru pertama kali turun di ajang sekelas PON dan ini memang kesempatan untuk membuktikan kemampuan dengan sebaik mungkin agar dapat medali. Kalau bisa sih dapat emas meski lawan berat namun saya siap berusaha sampai batas maksimal," ujar Jones saat dibincangi wartawan beberapa waktu lalu. 

Pria kelahiran Wonigiri 7 Januari 2003 itu mengakui jika persaingan untuk meraih prestasi di cabor tenis dinilai cukup berat. Hal itu dikarenakan banyaknya nama-nama besar petenis yang turun di ajang PON Papua nanti. Salah satu pesaing terberatnya adalah Christopher Rungkat yang mewakili Provinsi Jawa Timur.  

"Tentu bukan lawan mudah untuk bisa dapat emas. Tapi paling tidak bisa memberikan kejutan atau perlawanan kalaupun rejeki bisa dapat hasil yang terbaik. Intinya kalau ketemu petenis hebat jadikan motivasi saja karena itu bisa menambah semangat dan energi positif saat bertanding nanti," jelasnya.

Penulis : Ines Alkourni

Tag : KONI Atlet PON Atlet Tenis

Komentar