6 Nov 2019 21:10

Delina jadi Satu-satunya yang Berhasil Kantungi Tiket PON Papua 

Delina jadi Satu-satunya yang Berhasil Kantungi Tiket PON Papua 

Kaganga.com, Bengkulu - Tangis Delina, atlet Muaythai Sumatera Selatan pecah, usai dinyatakan sebagai pemenang pada semifinal kelas 54 kg putri, melawan wakil Jambi di Sport Center, Bengkulu, Rabu (6/11/2019). 

Delina terus menangis dan langsung memeluk Pelatih  Muaythai Sumsel Lirman. Satu persatu rekan satu timnya memeluk Delina, dan memberikan ucapan selamat. Situasi haru sangat terasa usai pertarungan yang berjalan sangat keras.   Ternyata, bagi Delina ini menjadi pengalaman perdananya turun di event seperti Porwil. Bahkan, siswa kelas XII SMK 2 Negeri Palembang ini, diakuinya belum pernah ikut dalam event setingkat Pekan Provinsi (Porprov) sekalipun.  

"Ini pengalaman pertama saya. Saya senang sekali, tak bisa diutarakan dengan kata-kata. Tangis pun tak tertahan usai bertanding," ujarnya.  

Sebelum bertarung, ia mengakui jika sempat merasakan takut. Bukan karena takut dihajar atau banting atlet Jambi, tapi khawatir  mengecewakan pelatih dan rekan-rekannya.   Apalagi, dia menjadi satu-satunya harapan dari cabor Muaythai setelah atlet lain gagal.   "Saya coba yakinkan diri saya saja dan kemudian berhasil. Saya menang," ucapnya dengan air mata berlinang.  

Master Muaythai Sumsel Lirman menambah, jika Delina sebagai satu-satunya atlet Sumsel yang mendapatkan tiket ke Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua tahun 2020.  "Yang berhak ke PON dari Muaythai, atlet yang masuk final atau dapat medali emas dan perak. Artinya Delina bisa turun di PON Papua nanti," ucapnya.  

Pada pertarungan melawan atlet Jambi di semifinal, master Lirman mengungkapkan jika ronde pertama itu milik lawan. Tapi, ronde kedua dan tiga, itu jelas milik Sumsel.   "Lawan di final kita masih menunggu hasil pertandingan lain, antara Aceh dan Bengkulu," ucapnya.  

Untuk diketahui, satu hari sebelumnya tiga medali perunggu berhasil disumbang atlet Muaythai Sumsel. Mereka adalah Rafli dari kelas Way Kru, Aini kelas 48 kg putri dan Aldi kelas 73 kg putra.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Porwil X Bengkulu

Komentar