13 Jan 2020 08:00

Dewa : Kita Akan Sering Gelar Even Cari Bibi Atlet Beprestasi

Dewa : Kita Akan Sering Gelar Even Cari Bibi Atlet Beprestasi

Kaganga.com, Palembang - Mengupayakan Pembibitan Atlet yang berbakat, Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) Palembang Ratu dewa Dewa mengatakan, untuk mengawali pembinaan atlet di tahun 2020. PBSI Palembang mulai menyaring dan menyeleksi bibit atlet dengan pertandingan Gojek Badminton yang akan diselenggarakan pada 3-8 Februari 2020.  Disampaikannya bahwa dengan masih kurangnya pembinaan bulutangkis di Palembang. Pihaknya mengupayakan pembibitan atlet berbakat dengan terus melakukan even-even bulutangkis dimulai dari skala kecil. 

"Karena masih kurang atlet bulutangkis asli Palembang, kita menggelar even dengan mencari bibit berbakat dengan sistem zonasi pemetaan, maksudnya mengadakan pertandingan mulai dari skala kecil contoh per kecamatan atau per RW yang nantinya akan diseleksi. Kesempatan kali ini, kita kerjasama dengan Gojek," katanya di GOR PBSI Cempako Palembang, Minggu (12/01/2019).  "Jadi nanti ada kelompok yang dipertandingkan, ini ajang atau jadi wadah kita melihat calon pemain bulutangkis hebat. Karena di waktu pertandingan, juri dan wasitnya memiliki standar kualifikasi mendalam tentang bulutangkis, sehingga potensi melahirkan anak-anak luar biasa sangat besar,"lanjutnya. 

Selain atlet yang terdaftar di PBSI dan klub kota Palembang dan para pelajar serta mahasiswa yang boleh mengikuti kejuaraan, sambung Dewa, untuk masyarakat umum usia veteran juga dipersilahkan mendaftar di kelompok ganda veteran even Gojek Badminton. 

"Ada juga pertandingan hiburan untuk yang minimal usia 40 tahun bisa ikut. Jadi selain memprioritaskan atlet baru, ada enam kelompok yang akan dipertandingkan yakni pra usia dini putra/putri (usia 9 tahun), usia dini (11 tahun), anak-anak (13 tahun), pemula (15 tahun), remaja (17 tahun), taruna (19 tahun), ganda dewasa (usia bebas) dan ganda veteran (usia minimal 40 tahun)," sambungnya. 

Dewa menambahkan, siapa pun bisa mengikuti kejuaraan meski belum memiliki basic bulutangkis. Karena dengan cara tersebut, bulutangkis tetap bisa eksis.

"Mendaftar gratis, peserta kita cari 500 orang. Sekarang baru 100 an, silahkan daftar di gor ini (Seketariat PBSI Palembang-Gor Cempaka) dengan membawa identitas diri KTP/SIM/Suket Dukcapil Palembang," tambahnya  

Lebih lanjut, khusus untuk penjaringan atlet berbakat, dari peserta yang terdaftar sebagai binaan PBSI klub Palembang yang mendapatkan juara. Selanjutnya, pemenang akan dilatih serius oleh PBSI Palembang untuk selalu ikut serta dalam even secara rutin dengan bantuan dana yang telah dianggarkan pemkot. 

"Dalam hal ini saya sudah membahas dengan KONI dan Dispora untuk menganggarkan dana khusus bulutangkis Palembang secara rutin dalam setahun. Saat ini, anggarannya belum bisa kami sampaikan," lanjutnya. 

Maka itu, sebaiknya tugas atlet memang harus serius berlatih serta jangan dibebankan dengan hal-hal eksternal di luar pembinaan.

"Contoh atlet tidak perlu memikirkan kebutuhan properti seperti urusan seragam atau alat latihan, karena itu adalah tugas pengurus. Intinya serius saja latihan karena nantinya dari setiap even para juara akan dikumpulkan untuk cari yang terbaik,"jelasnya. 

Sementara Regional Corporate Affairs Manager Gojek wilayah Sumatera, Dian Lumban Toruan mengatakan bahwa sebagai perusahaan karya anak bangsa yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat Palembang, Gojek sangat antusias mendukung turnamen Gojek Badminton.  

"Badminton adalah salah satu olahraga yang diminati oleh masyarakat Indonesia, dan prestasi di cabang, olahraga badminton telah mengharumkan nama bangsa sampai ke tingkat dunia. Kami menyambut hangat kerjasama dengan pemkot Palembang serta PBSI, dan kami berterima kasih atas dukungan semua pihak yang turut serta sehingga tahun ini kita bersama dapat menyelenggarakan even positif," pungkasnya. 

Untuk diketahui,  para peserta yang ingin mengikuti kejuaraan syaratnya yakni khusus atlet sudah terdaftar di SI pusat PBSI dan klub di kota. Sementara untuk yang non atlet boleh diikuti oleh para pelajar (SD-SMA) serta mahasiswa, yang sudah bisa mendaftar sejak 6 Januari lalu sampau 31 Januari 2020.

Penulis : Ines Alkourni
Editor : Achmad Fadhil

Tag : Bulutangkis

Komentar