2 Jun 2022 16:55

HZ Pertanyakan Dimana Letak Kegagalannya Menbawa Tim SFC, HZ: Kita Mengambil Alih SFC Dari Keterpuru

HZ Pertanyakan Dimana Letak Kegagalannya Menbawa Tim SFC, HZ: Kita Mengambil Alih SFC Dari Keterpuru

Kaganga.com,Palembang - Setelah dituntut mengundurkan diri dari Jabatannya oleh kelompok suporter Sriwojaya FC, Hendri Zainuddin, selaku Presiden tim Sriwijaya FC menanyakan soal kegagalannya membina tim kebanggan Kota Palembang.

HZ sapaannya, menceritakan keterpurukan tim SFC degradasi bahkan persoalan keuangan yang tidak stabil, ia mengatakan bahwa jelas jelas ia yang sudah mengambil resiko tersebut.

"Total beban kita waktu itu 31 miliar. Jadi jelas kita mengabil alih Sriwijaya FC dari keterpurukan degradasi dan persoalan keuangan," kata Hendri Zainuddin, Kamis (2/6/2022). 

Pada saat itu untuk membebaskan finansial SFC agar bisa kembali tampil berkompetisi di Liga 2 2019 manajemen SFC HZ dan Asfan Fikri Sanap membantu mencarikan pinjaman sebesar Rp 3 miliar. 

Kemudian dari sisi prestasi upaya manajemen dan tim Sriwijaya FC yang berusaha target untuk bisa kembali naik ke Liga 1 ia menyebut dinilai luar biasa maksimal. 

"Luar biasa kita masuk final. Kita kalah melawan Persita dan Persiraja. Artinya semangat untuk masuk Liga 1 itu luar biasa.

Semua upaya dilakukan, tidak perlu saya beberkan secara jelas. Yang jelas saran dari suporter dan penggemar, sudah dilakukan semua. Menurut saya itu faktor takdir saja yang membuat kita belum lolos ke liga 1," jelas Hendri. 

Di tahun 2020 menurutnya manajemen Sriwijaya FC sudah mempersiapkan tim bintang seperti striker naturalisasi Alberto "Beto" Goncalves. Di laga perdana SFC berhasil mengalahkan PSIM Yogyakarta dengan skor 1-0. 

"Tahu-tahu kompetisi distop lantaran pandemi covid 19. Artinya tidak ada itu yang namanya kegagalan baik itu dari sisi prestasi maupun sisi duit (finansial). Sekarang mana kegagalan yang dimaksud?," tanya HZ.

Kemudian lebih dari itu, masyarakat Sumatera Selatan, khususnya para penggemar dan suporter Sriwijaya FC bahwa kondisi keuangan klub pada tahun 2020 dan 2021 sangat sulit.

"Bayangkan saja kita defisit hingga Rp 6 miliar pada tahun 2020. Penyebabnya jelas karena kompetisi dihentikan karena covid. Sehingga para sponsor batal menggelontorkan dananya," urainya.

Selanjutnya pada musim kompetisi 2021 lalu, HZ bersyukur tim berjuluk Laskar Wong Kito ini cukup menonjol dari babak penyisihan terkesan merupakan tim yang tak terkalahkan dan finish di babak delapan besar. 

Penulis : Ines Alkourni

Tag : Hendri Zainuddin Sriwijaya FC

Komentar